KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menekankan pentingnya kemajuan pembangunan infrastruktur di Kota Kupang, yang merupakan ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penilaian ini didasarkan pada posisi strategis Kota Kupang yang berbatasan dengan tiga negara, yaitu Timor Leste, Australia, dan Papua New Guinea. Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mengungkapkan bahwa Kota Kupang tampil sebagai salah satu ikon Indonesia. Oleh karena itu, kelayakan dan penampilan kota ini sangat penting. "Kota Kupang harus terlihat baik, sebab jika terlihat tidak baik, maka itu mencerminkan wajah Indonesia secara keseluruhan," ujarnya saat melakukan tinjauan terkait pembangunan jembatan kembar Liliba di Kupang. Dalam kunjungan kerja yang berlangsung sejak Minggu, 6 Oktober, Bambang menekankan bahwa wilayah perbatasan Indonesia harus tampil menarik. Dia berpendapat bahwa semua aspek infrastruktur di Kota Kupang perlu ditingkatkan agar mencerminkan citra positif. Hal ini meliputi pembangunan jalan, pendidikan, pasokan listrik, layanan kesehatan, serta sistem transportasi yang terpadu dan efisien. Sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan di Kota Kupang, Bambang menjelaskan bahwa dirinya, sebagai pemilik PT Dharma Lautan Utama, akan menyiapkan dua unit kapal *ferry* mewah. Langkah ini diambil untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat di daerah tersebut. "Saya berkomitmen untuk menyediakan dua kapal *ferry* mewah, yang merupakan respon dari Calon Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, untuk membantu masyarakat," tambahnya. Sebelumnya, pada bulan Februari, PT DLU juga telah mengoperasikan satu kapal *ferry* yang melayani rute perjalanan dari Kota Kupang ke Sumba Timur, NTB, dan Surabaya secara pulang pergi. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi di wilayah tersebut. ANTARA