JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) baru-baru ini meluncurkan sebuah buku serial yang berisi beragam strategi, kebijakan, serta panduan praktis. Buku ini merupakan salah satu bentuk laporan kinerja kementerian dalam upaya pengembangan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkelanjutan serta maju. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menjelaskan bahwa buku ini bukanlah sebuah biografi. Ia menekankan, "Saya tidak mengubah sejarah, tetapi buku ini berisi catatan inovasi yang terus mengalami perkembangan." Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah diskusi dengan beberapa redaktur media di kantornya di Jakarta. Buku serial yang diberi judul *Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM* terdiri dari tujuh judul. Masing-masing buku membahas perkembangan koperasi dan UMKM dalam periode lima tahun terakhir. Buku pertama menyajikan ringkasan inovasi untuk menciptakan UMKM dan koperasi yang lebih relevan di masa depan. Buku kedua berfokus pada *Rumah Produksi Bersama* dan *Minyak Makan Mentah*, menggambarkan bagaimana koperasi modern dapat menjadi penggerak hilirisasi dan industri menengah di Indonesia. Selanjutnya, buku ketiga membahas tentang korporatisasi petani dan koperasi dengan pendekatan multi pihak. Buku keempat mengeksplorasi transformasi pembiayaan UMKM, memberikan daya dukung dalam memfasilitasi kemapanan usaha mereka. Buku kelima hadir dengan solusi bagi nelayan serta mengurai tantangan yang dihadapi masyarakat dalam konteks Indonesia sebagai negara maritim. Buku keenam menyoroti *Entrepreneur Hub* dan digitalisasi yang menjadi embrio pengembangan startup di tanah air. Akhirnya, buku ketujuh membahas reformasi Badan Layanan Umum (BLU) dan peran LPDB-KUMKM serta Smesco dalam mendukung modal usaha dan pemasaran. Teten menyampaikan bahwa penerbitan buku ini merupakan upaya kementerian untuk mendokumentasikan sejumlah ide yang muncul dari berbagai pejabat di ruang lingkup Kemenkop UKM. Tujuannya adalah agar koperasi dan UMKM dapat terus bertransformasi serta berkembang di masa depan. Lebih lanjut, Teten menegaskan keinginan kementerian untuk mengubah koperasi dan UMKM menjadi entitas berbasis industri yang mampu menghasilkan produk-produk yang dapat bersaing secara global. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan keberadaan koperasi dan UMKM di Indonesia akan semakin kokoh dan mampu memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. ANTARA