KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Proyek pembangunan jembatan duplikasi Liliba di Kota Kupang, yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), diperkirakan akan rampung pada akhir November 2024. Informasi ini disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, dalam konferensi pers yang diadakan di Kupang, baru-baru ini. Bambang mengungkapkan bahwa hasil kunjungan kerjanya ke Kupang bertujuan untuk memantau langsung progres pembangunan jembatan tersebut. Investasi yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp78 miliar. Dikatakannya, pemicu pembangunan jembatan ini sudah dilakukan sejak tahun 2018, dan usul tersebut disetujui oleh Ketua Komisi V DPR RI periode 2014-2019, Fary Djemi Francis. Jembatan yang sedang dibangun ini merupakan tipe A, dengan spesifikasi yang sesuai dengan *standar internasional*. Bambang juga menyampaikan harapannya agar proses konstruksi bisa dipenuhi tepat waktu, mengingat bahwa setelah dilantik, Presiden terpilih Prabowo akan meresmikan jembatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menambahkan bahwa Fary Francis telah mempersiapkan laporan untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo, agar jembatan ini bisa diresmikan bersamaan dengan pengresmian terminal tipe A internasional di Bimoku, Kota Kupang. Paul Hugo Zakarias, yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Liliba dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tidak ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut. Dia menjelaskan bahwa saat ini tim konstruksi sedang melakukan perakitan komponen baja menjadi struktur kesatuan, yang diikuti dengan proses pengecoran. Fary Djemi Francis, seorang tokoh masyarakat NTT, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, atas persetujuan pembangunan jembatan duplikasi Liliba ini. Ia berharap bahwa jembatan yang sedang dibangun ini tidak hanya akan mengatasi masalah kemacetan, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan perekonomian di Kota Kupang. Dia juga menegaskan bahwa pada pertemuan pertama di NTT, pihaknya akan mengajukan usulan kepada Presiden Prabowo agar jembatan tersebut dapat segera diresmikan. ANTARA