BORNEONEWS, Kapuas - SDN 1 Selat Dalam, Kabupaten Kapuas, kekurangan toilet. Selain itu, kondisi dua bangunan toiletnya yang ada saat ini, sangat memprihatinkan, dan hanya satu yang berfungsi. Pasalnya, tidak memadai dengan jumlah siswa sekitar 300 lebih, belum lagi ditambah dengan jumlah dewan guru.


"Toilet yang ada saja tidak cukup untuk menampung jumlah siswa di sini ketika mau buang air kecil terpaksa harus antre apalagi jumlah siswanya 300 lebih belum lagi kami para dewan guru," kata Hairani, Kepala Sekolah SDN 1 Selat Dalam, Senin (22/8/2016).


Namun,bukan saja kekurangan toilet lanjut Hairani,ruangan kelas  dan meubeler pun masih kekurangan. Walaupun sudah diusulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas akan kekurangan tersebut. Pasalnya bangunan sekolah yang terletak di dalam kota Kuala Kapuas terutama tak jauh dari kantor Kelurahan Selat Dalam pun masih mengalami kekurangan.


"Kami sudah mengusulkan ke dinas pendidikan terkait kekurangan mebeler dan kekurangan 3 ruangan kelas," ungkapnya.


Ia berharap untuk saat ini, lebih diprioritaskan masalah toilet. Karena itu sangat diperlukan oleh pihak sekolah. Apalagi kondisi sekarang satu toilet saja yang berfungsi, terkadang siswa harus antre untuk buang air kecil ataupun air besar.


"Saya prihatin juga dengan anak-anak harus antre kalau mau buang air kecil mau pun air besar,kalau masalah tempat sudah kami siapkan untuk penambahan bangunan toilet."pungkasnya.


Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Nurdin menambahkan, seharusnya sekolah di dalam kota sebagai barometer untuk sekolah-sekolah lain. "Masa sekolah di dalam kota masih ada kekurangan baik itu meja kursi, ruangan bahkan toilet sekolah tidak memadai dengan jumlah siswa nyaris mencapai 300 ratusan." kata Nurdin, anggota Komisi IV DPRD Kapuas.


Ia meminta agar dinas pendidikan segera menginfentaris sekolah-sekolah di dalam kota yang belum memiliki fasilitas bangunan sekolah. "Saya meminta agar dinas terkait dalam hal ini dikdas agar berkordinasi dengan dinas PU untuk pembangunan toilet di sekolah apalagi di PU sendiri ada progaram sanitasi."ujarnya. (DJEMMY NAPOLEON/N).