KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha di bidang pariwisata yang beroperasi di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Peringatan ini terkait dengan kondisi cuaca dan keadaan laut yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan. Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Patricia Christin Seran, menjelaskan bahwa wilayah perairan, terutama di bagian selatan, sering mengalami arus yang kuat dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko bagi para pelaut dan wisatawan. Gelombang laut di Selat Sape bagian selatan diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter, sedangkan gelombang maksimum dapat mencapai ketinggian hingga dua meter. Kewaspadaan harus ditingkatkan, baik oleh nelayan yang melaut maupun oleh wisatawan yang terlibat dalam aktivitas air seperti *snorkeling*, *diving*, dan kegiatan wisata bahari lainnya. Arus dan gelombang yang drastis meningkatkan risiko, terutama untuk kapal-kapal kecil dan perahu nelayan yang lebih rentan terhadap kondisi ini. Maria mengingatkan perlunya menunda aktivitas di laut atau membatasi perjalanan di area yang berisiko tinggi, terkhusus saat cuaca buruk. Keamanan harus senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang berlangsung di perairan. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa suhu udara yang lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya memerlukan perhatian ekstra. Cuaca panas ini berpotensi berisiko bagi kesehatan, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dalam waktu lama atau wisatawan yang menikmati waktu di luar ruangan. Menurutnya, sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dan menghindari paparan sinar matahari secara berlebihan. BMKG Stasiun Meteorologi Komodo juga merekomendasikan agar masyarakat secara teratur memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG, seperti media sosial dan aplikasi *infoBMKG*. Dengan pemantauan yang rutin terhadap informasi cuaca, warga dan berbagai pihak dapat lebih siap menghadapi kemungkinan cuaca buruk, sehingga keselamatan dan kenyamanan dapat tetap terjaga saat beraktivitas. Maria berharap semua pihak dapat mengutamakan keselamatan dan tindakan pencegahan dalam setiap aktivitas di perairan Manggarai Barat, baik itu nelayan, wisatawan, maupun masyarakat setempat. ANTARA