BORNEONEWS, Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Badan Kesbang Polinmas akan merangkul paguyuban untuk sosialisasi bela negara. Pemkab akan tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta toleransi antarumat beragama, untuk itu Badan Kesbang Polinmas akan merangkul setiap paguyuban untuk deteksi dini baik di tingkat kecamatan, desa dan rukun tetangga dalam hal disintegrasi bangsa serta faham radikalisme.
Upaya Pemerintah daerah Kabupaten Kapuas untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta toleransi antar umat beragama Pihak Badan Kesbang Polinmas akan merangkul setiap paguyuban untuk melakukan deteksi dini baik di tingkat kecamatan,desa dan tingkat rukun tetangga dalam hal disintegrasi bangsa serta faham radikalisme.
"Untuk program 2017 nanti kita akan merangkul pihak paguyuban dalam mengantisipasi gejolak di dalam masyarakat terutama indikator gangguan disintegrasi bangsa dengan faham-faham radikalisme yang akan memecah toleransi antar umat beragama baik di tingkat kecamatan,desa dan lingkungan RT."kata Marlina, Sekretaris Kesbang Polinmas Kapuas, Senin (22/8/2016).
Namun, melihat dari situasi dan kondisi masyarakat Kapuas lanjut Marlina untuk saat ini masih relatif aman dan kondusif,tetapi pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak-pihak paguyuban baik itu dari Jawa,Banjar,Sunda,Maluku,Sulawesi dan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk berperan dalam sosialisasi progaram rasa cinta tanah air,patriotisme,nasionalisme bagi masyarakat.
"Kita akan gandeng pihak paguyuban dan Tomas dan Toga untuk sosialisasi rasa nasionalisme dan rasa cinta tanah kepada masyarakat dan terus menjaga rasa toleransi antar umat beragama agar Kapuas tetap dalam kondisi aman dan salah satu indikator gangguan Kamtibmas adalah faham radikal yang berdampak pada ekadensi moral."ungkapnya.
Marlina berharap dengan adanya kordinasi serta komunikasi yang tercipta di anatara pemangku kepentingan baik itu pemrintah daerah,tokoh agama,tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan tokoh pemuda serta kelompok paguyuban yang berada di Kapuas,tentu akan tercipta situasi kamtibmas di masyarakat bahkan di tingkat kelurahan akan tetap aman dan kodusif.
"Dengan adanya hubungan komunikasi yang baik antar pihak pemangku kepentingan,tentu keutuhan bangsa ini akan tetap terjaga dengan baik.Apa lagi filosovi humah betang yang menjadi akar budaya masyarakat kalteng."tukasnya. (DJEMMY NAPOLEON/N).








