PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran sebelumnya pernah menjabat sebagai Pj. Bupati Sukamara dan memiliki berbagai pengalaman selama berkiprah sebagai birokrat di Provinsi Kalteng, sehingga hal ini merupakan beberapa hal yang membuat Kaspinor bersedia maju sebagai salah satu kandidat Calon Bupati dalam Pilkada Sukamara 2024.

Kepada www.borneonews.co.id, Selasa, 8 Oktober 2024 Kaspinor yang dalam pilkada Sukamara maju bersama Calon Wakil Bupati Jondi Iskandar ini menjelaskan beberapa hal yang menjadi pertimbangan sebelum ia memutuskan maju dalam pilkada.

"Ada beberapa pertimbangan. Diantaranya bila ditarik dari awal pembentukan Kabupaten Sukamara tahun 2002. Waktu itu saya merupakan salah satu anggota panitia pemekaran beberapa Kabupaten di Provinsi Kalteng. Sehingga salah satu Kabupaten yang terbentuk saat itu adalah Kabupaten Sukamara," jelasnya.

Menurut Kaspinor, walaupun beberapa anggota panitia pemekaran kabupaten sudah ada yang sudah wafat, namun pesan-pesan mereka agar kabupaten yang dibentuk tersebut harus terus diperjuangkan untuk lebih maju, masih terus melekat.

"Seiring berjalannya waktu, saya juga sempat menjabat sebagai Pj. Bupati Sukamara. Selama menjabat, saya melakukan riset kecil, pemetaan dan evaluasi terhadap pejalanan pembangunan Kabupaten Sukamara selama 22 tahun pasca terbentuk," jelasnya.

Menurut Kaspinor, dari riset, pemetaan dan evaluasi tersebut, ia memperoleh berbagai data apa saja potensi  di Sukamara yang sudah tergarap, belum tergarap maksimal serta apa saja yang masih perlu perbaikan kedepan.

"Untuk itulah selama menjabat sebagai Pj. Bupati beberapa hal yang dianggap perlu diselesaikan Alhamdulillah sudah berhasil dilaksanakan. Beberapa di antaranya adalah pembangunan infastruktur, serta permalasahan yang urgen yaitu berkenaan dengan tata batas, saat itu masih bermasalah dengan provinsi btetangga yaitu Kalbar dan beberapa kabupaten yang ada di Kalteng. Syukurlah permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara final dan tinggal menunggu keputusan menteri dalam negeri," jelasnya.

Sehingga lantaran ia sudah memiliki gambaran apa saja yang bakal dilakukan bila namtinya dipercayai masyarakat Sukamara untuk menjadi bupati, ia sudah memiliki gambaran apa saja tugas tugas yang harus dikerjakan untuk membangun Sukamara.

"Karena selama kepala Bappeda provinsi, kepala badan pendapatan daerah provinsi, kepala badan keuangan provinsi saya memang dibelakang layar. Namun saya bersama tim memikirkan bagaimana mencari pendapatan daerah perebcanaan pembangunan , pengelolaan keuangan efisien efektif. Sehingga bila saya nanti terpilih sebagai bupati, berbagai pengalaman dan pengetahuan dalam menangani hal tersebut akan saya gunakan untuk membuat Kabupaten Sukamara semakin maju lagi sesuai keinginan seluruh masyarakat," jelas Kaspinor. (TIM BORNEONEWS/R)