JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah merilis data terbaru terkait harga pangan yang mengalami kenaikan pada Selasa, 8 Oktober 2024. Salah satu komoditas yang mencuri perhatian adalah bawang merah, yang tercatat dengan harga Rp28.760 per kilogram. Data dari Panel Harga Bapanas yang diperoleh pada pukul 09.00 WIB menunjukkan bahwa secara umum, harga pangan di tingkat pedagang eceran di seluruh Indonesia mengalami variasi. Misalnya, beras premium mengalami kenaikan sebesar 0,39 persen, atau setara dengan tambahan Rp60, sehingga menjadi Rp15.550 per kilogram. Sebaliknya, beras medium terlihat sedikit menurun, dengan harga turun 0,07 persen atau Rp10 menjadi Rp13.550 per kilogram. Namun, beras yang dikelola oleh Bulog melalui program stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen, atau Rp20, menjadikannya berharga Rp12.580 per kilogram. Selain bawang merah, harga bawang putih bonggol juga mengalami peningkatan, yaitu sebesar 1,06 persen atau Rp420, hingga mencapai Rp40.130 per kilogram. Komoditas cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dengan persentase sebesar 0,94 persen atau Rp290, sehingga harga per kilogramnya menjadi Rp31.090. Tidak kalah signifikan, cabai rawit merah mencatatkan kenaikan 0,33 persen atau Rp150, yang menjadikannya Rp45.590 per kilogram. Sementara harga daging sapi murni mengalami sedikit penurunan sebesar 0,29 persen atau Rp390, menjadi Rp134.470 per kilogram. Daging ayam ras juga turun 0,09 persen atau Rp30, dengan harga kini Rp34.600 per kilogram. Telur ayam ras pun tercatat mengalami penurunan harga sebesar 0,04 persen atau Rp10, kini dijual seharga Rp28.500 per kilogram. Di sisi lain, harga kedelai biji kering (impor) tercatat naik sebesar 1,02 persen atau Rp110, menjadikannya harga Rp10.860 per kilogram. Sementara itu, gula konsumsi mengalami penurunan tipis, dengan harga turun 0,06 persen atau Rp10 hingga Rp17.900 per kilogram. Minyak goreng kemasan sederhana mengalami kenaikan harga, yaitu sebesar 0,44 persen atau Rp80, sehingga kini dijual dengan harga Rp18.250 per kilogram. Minyak goreng curah pun tidak kalah, dengan kenaikan sebesar 0,43 persen, atau Rp70, menjadi Rp16.440 per kilogram. Sementara harga tepung terigu curah mengalami penurunan 0,39 persen atau Rp40, menjadi Rp10.110 per kilogram, sedangkan tepung terigu non curah tetap stabil di harga Rp13.070 per kilogram. Harga jagung di tingkat peternak tercatat naik 0,83 persen, atau Rp50, menjadikannya Rp6.070 per kilogram. Garam halus beryodium juga mengalami kenaikan, yakni sebesar 0,87 persen atau Rp100, menjadi Rp11.610 per kilogram. Pada segmen perikanan, harga ikan kembung terlihat naik, mencatat kenaikan 1,58 persen atau Rp590, menjadikannya Rp37.820 per kilogram. Namun, ikan tongkol mengalami penurunan harga sebesar 0,73 persen atau Rp230, sehingga harganya kini Rp31.300 per kilogram. Begitu pula, ikan bandeng turut mencatat penurunan sebesar 1,75 persen atau Rp580, sehingga kini harganya menjadi Rp32.510 per kilogram. ANTARA