KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Darliansjah, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Shrimp Estate di Kabupaten Kapuas, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Jalan Pemuda Km 5,5. 

Dalam kegiatan tersebut, Darliansjah didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Septedy.

Rakor ini turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Vitrianson; Kepala Dinas Perhubungan, Teras; Kepala Dinas PUPRPKP Kapuas, Yan Hendri Ale; serta perwakilan dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat dan sejumlah pihak terkait lainnya. 

Agenda utama pertemuan ini adalah membahas progres pengembangan Shrimp Estate serta menentukan lokasi yang akan dijadikan lahan tambak udang di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala.

Program Shrimp Estate ini merupakan terobosan yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat ekonomi di wilayah pesisir pantai.

Program ini telah dimulai di Kabupaten Sukamara dan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber ekonomi baru bagi daerah pesisir Kalimantan Tengah.

Dalam arahannya, Pj Bupati Kapuas Darliansjah menekankan beberapa hal penting yang perlu diperjelas, terutama terkait status lahan dan infrastruktur pendukung.

"Untuk hal-hal teknis, saya meminta kepada pihak terkait agar segera menugaskan timnya kembali untuk melakukan pemetaan menggunakan drone dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB)," katanya, Selasa, 8 Oktober 2024.

Setelah itu akan membandingkan infrastruktur yang diperlukan di dua lokasi potensial, yaitu Desa Palampai dan Desa Cemara Labat di Kecamatan Kapuas Kuala.

"Serta menentukan berapa besar dukungan dana yang akan diberikan oleh provinsi dan kabupaten," jelasnya.

Ia juga berharap agar semua data dan informasi yang diperoleh bisa dipertajam dan dikompilasi untuk kemudian dipaparkan kepada Gubernur Kalteng. 

Darliansjah menegaskan bahwa data tersebut harus mencakup dukungan infrastruktur serta berbagai aspek lain yang dibutuhkan guna mendukung realisasi program Shrimp Estate.

"Dengan koordinasi yang baik, diharapkan program Shrimp Estate dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat pesisir di Kapuas," pungkasnya. (DODI/R)