**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengumumkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah memberikan perintah kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) pada bulan Januari 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Gebyar Pelayanan Prima yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa.
Sebelumnya, pemindahan ASN ke IKN direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September 2024. Namun, hingga awal Oktober 2024, proses pemindahan tersebut belum terlaksana. Anas menjelaskan bahwa rencana awal tersebut mengalami perubahan, dan arahan terbaru dari Presiden bukan semata tentang penyelesaian pembangunan, melainkan juga terkait dengan penataan ekosistem yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Menyikapi hal ini, Anas mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mempersiapkan skema untuk pemberangkatan ASN ke IKN, termasuk berbagai insentif yang akan diberikan. Dia juga mencatat bahwa meskipun timnya berupaya keras untuk menyelesaikan berbagai tugas, beban kerja yang meningkat menuntut kerja lembur di akhir pekan sebelumnya.
Di sisi lain, pada Jumat, 4 Oktober, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, menyampaikan bahwa pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mengalami keterlambatan dari rencana awal. Ia mengakui bahwa pemindahan ASN sudah tertunda menurut *master schedule* yang telah disusun.
Sebagai antisipasi atas keterlambatan ini, Suharso merencanakan untuk melakukan penjadwalan ulang pemindahan ASN, yang mungkin akan dimulai bulan ini atau pada bulan November 2024. Meskipun ada kendala dalam jadwal, prioritas Otorita IKN saat ini adalah memastikan bahwa seluruh fasilitas yang diperlukan untuk ASN, seperti rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lainnya, dapat terpenuhi dengan baik.
Dia menambahkan bahwa hal yang paling penting pada tahap ini adalah menjaga agar fasilitas kesehatan dan pendidikan tersedia bagi ASN yang akan pindah. Suharso menekankan bahwa dukungan bagi ASN selama transisi, terutama dalam hal kebutuhan kesehatan, adalah prioritas utama, meskipun hal-hal terkait sekolah anak-anak mereka mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk dipenuhi.
ANTARA
Pemindahan ASN ke IKN Dipercepat Jadi Januari 2025, Ini Alasannya
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







