JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk aktif menangani isu kesejahteraan para hakim di tanah air. Pernyataan ini disampaikan oleh Dasco saat memimpin audiensi dengan Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) yang berlangsung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa. Dasco mengungkapkan bahwa DPR RI telah memantau situasi melalui berbagai saluran, termasuk media dan koordinasi langsung. "Kami tidak hanya berdiam diri. Kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Sekretariat Negara, serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," ujar Dasco. Lebih lanjut, ia menegaskan, DPR RI tidak hanya akan mendengarkan aspirasi yang disampaikan oleh para perwakilan hakim pada audisi tersebut. "Kami akan berupaya mendorong hasil koordinasi yang telah dilakukan oleh DPR RI dengan kementerian-kementerian terkait," tegasnya dengan penuh keyakinan. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPR RI juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para hakim yang telah berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi mereka, meskipun pembagian alat kelengkapan dewan (AKD) DPR RI belum sepenuhnya terwujud. Hal ini menunjukkan komitmen dan dukungan DPR terhadap masalah yang dihadapi para hakim. Sebelumnya, Solidaritas Hakim Indonesia juga telah menyampaikan empat tuntutan mereka dalam audiensi dengan Mahkamah Agung pada hari Senin (7 Oktober). Salah satu isu utama yang mereka angkat adalah masalah kesejahteraan hakim yang belum mengalami perubahan signifikan sejak tahun 2012. Untuk itu, SHI mendukung pimpinan Mahkamah Agung dan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) dalam upaya mendorong revisi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2012 yang berkaitan dengan hak keuangan dan fasilitas bagi hakim di bawah pengawasan Mahkamah Agung. ANTARA