PEKANBARU –
**Borneonews - Rokan Hilir,** Seorang nelayan berusia 34 tahun yang dikenal dengan nama Hariono alias Undul ditemukan meninggal dunia akibat serangan buaya saat ia sedang mencari ikan di Sungai Rokan, yang terletak di Kepenghuluan Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Insiden tragis ini terjadi pada pagi hari Selasa. Menurut informasi yang diperoleh dari kepolisian setempat, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 00.10 WIB ketika korban berangkat menuju sungai bersama adiknya, Amat Nasib, dengan tujuan mencari ikan. Dalam perjalanan, Hariono bergabung dengan beberapa nelayan lainnya, termasuk Dedi Kurniawan, seorang nelayan berusia 39 tahun. Pada sekitar pukul 05.00 WIB, para saksi mulai menyadari keberadaan Hariono yang tidak lagi terlihat di sampan miliknya. Kepala Kepolisian Resor Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, mengungkapkan kondisi tersebut kepada awak media. Ketika saksi Dedi Kurniawan dan nelayan lainnya menemukan bahwa Hariono menghilang, mereka segera menghubungi adik korban dan menyatakan dugaan bahwa Hariono mungkin telah diserang oleh buaya. Sekitar pukul 06.00 WIB, Dedi Kurniawan bersama dengan nelayan lainnya melihat Hariono sedang ditarik oleh seekor buaya ke tengah sungai. Meskipun buaya itu akhirnya melepaskan korban, usaha untuk menyelamatkan Hariono sudah terlambat. Dedi dan nelayan lainnya berusaha menarik korban kembali ke atas sampan, tetapi sayangnya nyawa Hariono tidak dapat diselamatkan. AKBP Isa melanjutkan, korban mengalami luka akibat gigitan di bagian tangan, perut, dan kaki, serta terdapat cakaran di wajahnya. Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan keterangan dari para saksi yang ada. Setelah dievakuasi di Tangkahan Jembatan Jumrah, jenazah Hariono dibawa menuju rumah duka menggunakan ambulans. Sayangnya, peristiwa serupa bukanlah hal baru di wilayah tersebut. Dalam beberapa waktu terakhir, tercatat telah terjadi tiga insiden konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Rokan Hilir. Oleh karena itu, AKBP Isa mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar perairan yang dikenal rawan buaya, terutama pada malam hari dan saat dini hari. Kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi sangat penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. ANTARA