JAKARTA –
**Borneonews - Kepulauan Seribu**, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu telah berhasil mengevakuasi seorang nelayan berinisial MS, berusia 49 tahun, yang didapati telah meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Pulau Kotok, yang terletak di Kelurahan Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu. Kepala Seksi Operasi (Kasiop) Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa timnya menerima laporan mengenai insiden ini pada hari Selasa pagi sekitar pukul 08.32 WIB. Segera setelah menerima informasi tersebut, mereka langsung bergerak menuju lokasi untuk memberikan bantuan yang diperlukan. Gatot juga menyebutkan bahwa satu unit kapal yang dilengkapi dengan personel darurat sebanyak lima orang dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi. "Setelah menerima laporan, kami langsung mengirimkan tim untuk membantu," ujarnya. Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa korban sedang melakukan aktivitas penyelaman dengan menggunakan *kompresor* pada saat kejadian. Ia tidak sadarkan diri setelah muncul dari penyelaman. Menurut keterangan dari saksi yang berada di lokasi, MS mengalami kondisi kurang sehat sejak malam sebelumnya tetapi tetap bersikeras untuk ikut serta mencari ikan. Ketika telah menyelam hingga kedalaman tujuh meter, MS berhasil naik kembali ke kapal. Ia sempat duduk dan berbicara sejenak sebelum akhirnya tak sadarkan diri. Gatot menambahkan, "Sayangnya, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan kami melakukan evaluasi lebih lanjut terkait kejadian ini." Tim Gulkarmat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan kasus-kasus serupa demi keselamatan masyarakat. ANTARA