JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Grand Imam Masjid Nabawi, Sheikh Ahmad bin Ali Al-Hudzaifi, sedang melaksanakan kunjungan ke Indonesia pada tanggal 8 hingga 11 Oktober. Kunjungan ini bertujuan untuk menggalakkan nilai-nilai Islam yang toleran dan moderat di tengah masyarakat. Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengungkap bahwa pesan toleransi dan moderasi yang disampaikan oleh Sheikh Ahmad selaras dengan upaya pemerintah untuk memperkuat moderasi beragama dalam setiap aspek kehidupan. Hal ini sangat relevan dengan kondisi sosial dan budaya di Indonesia, yang dikenal sebagai negara dengan penerapan Islam yang damai dan moderat, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh Arab Saudi. Amin juga mencatat bahwa Sheikh Ahmad tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Senin malam, 7 Oktober, pukul 22:45 waktu setempat. Setibanya di Indonesia, beliau disambut oleh Amin, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Bin Abdullah H. Amodi, Direktur Informasi Islam Kementerian Agama Ahmad Zayadi, serta perwakilan dari organisasi masyarakat Islam. Dalam penjelasannya, Amin menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki hubungan emosional dengan Imam Masjid Nabawi yang sangat dihormati ini. "Kami saling menghormati dan berharap kunjungannya dapat memberikan manfaat dan berkah bagi Indonesia," ujarnya. Selama berada di Indonesia, Sheikh Ahmad akan mengikuti berbagai kegiatan resmi, antara lain bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Selain itu, beliau juga akan memimpin doa dan menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Amin menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan dengan pengawasan dari Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Konseling Arab Saudi, Sheikh Abdul Latif bin Abdul Aziz Al-Syaikh. Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat pesan dari dua masjid suci serta memperkuat kerja sama antara Kerajaan Saudi dan negara-negara Islam lainnya dalam menyebarluaskan nilai-nilai moderasi, keseimbangan, dan toleransi dalam beragama. ANTARA