JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimis bahwa target belanja produk dalam negeri (PDN) sebesar Rp1.159 triliun pada tahun 2024 akan tercapai. Hingga 16 September 2024, serapan produk dalam negeri telah mencapai 41,7 persen atau setara dengan Rp483 triliun. Agus menegaskan bahwa masih terdapat waktu yang cukup untuk mengejar target belanja pengadaan PDN untuk tahun ini. Ia meyakini bahwa hasil yang dicapai tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menperin dalam Rapat Kerja Tim Nasional Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa. Menurut Agus, realisasi serapan produk dalam negeri dapat dipercepat berkat koordinasi yang baik antara berbagai instansi di tingkat pemerintah pusat, daerah, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sinergi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan produk-produk lokal. Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa sistem untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri telah dibangun dengan melibatkan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan pengawasan yang sistematis. Hal ini diharapkan dapat mendorong penggunaan hasil industri domestik secara lebih luas. Dalam upaya meningkatkan serapan produk domestik, Agus menyatakan bahwa kementeriannya terus berupaya untuk meningkatkan jumlah produk yang bersertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sertifikasi ini sangat penting bagi pelaku industri dalam negeri agar dapat berpartisipasi dalam P3DN, yang mewajibkan kementerian, lembaga, BUMN, dan BUMD untuk mengalokasikan 40 persen dari nilai anggaran untuk pembelian produk lokal. Saat ini, Kementerian Perindustrian mencatat terdapat 43.724 produk ber-TKDN yang telah mendapatkan verifikasi dari lembaga independen. Selain itu, terdapat juga 18.812 produk ber-TKDN dengan perhitungan khusus untuk industri kecil. Agus menegaskan bahwa jika penggunaan produk dalam negeri dilakukan secara konsisten, manfaat yang akan diperoleh adalah peningkatan nilai investasi, penyerapan tenaga kerja yang lebih tinggi, penguatan struktur industri, dan peningkatan pendapatan pajak. Akhir kata, dalam menghadapi transisi pemerintahan yang akan datang, Agus menekankan pentingnya komitmen untuk melindungi dan mendukung produk dalam negeri. Ia mengungkapkan harapan agar Program P3DN dapat dilanjutkan ke depannya. ANTARA