JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Rachel Maryam, mengungkapkan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta mendorong pengakuan internasional terhadap TNI. Rachel menegaskan pentingnya memastikan bahwa setiap prajurit TNI hidup dalam kondisi sejahtera dan mendapatkan kehidupan yang layak. Pernyataan tersebut diutarakannya dalam sebuah kesempatan di Jakarta, pada hari Selasa. Dalam pandangannya, TNI memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekedar menjaga pertahanan dan kedaulatan negara. Mereka juga terlibat dalam berbagai upaya menjaga perdamaian dunia, yang sesuai dengan semangat cita-cita bangsa Indonesia. Sejak tahun 1957, TNI telah aktif berpartisipasi dalam misi perdamaian global. Setiap tahun, Indonesia mengirimkan pasukan militer ke berbagai lokasi sebagai bagian dari komitmen untuk berkontribusi dalam pemeliharaan perdamaian yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (*PBB*). Pasukan perdamaian yang dikirim oleh Indonesia dikenal dengan sebutan Kontingen Garuda (Konga). Saat ini, terdapat sekitar 1.800 prajurit TNI yang terlibat dalam berbagai misi perdamaian PBB yang tersebar di negara-negara yang tengah mengalami konflik atau dalam kondisi rawan, seperti Haiti, Kongo, Sudan, Lebanon, Liberia, dan Sudan Selatan. Rachel menyatakan harapannya agar TNI diperhitungkan di kancah internasional, baik dari segi mutu maupun keunggulan anggotanya, sehingga dapat mengangkat nama baik bangsa Indonesia di mata dunia. Pada 5 Oktober lalu, TNI memperingati hari jadinya yang ke-79. Dalam kesempatan tersebut, Rachel berharap agar seluruh prajurit dapat menjalankan tugas dengan lebih baik lagi ke depannya. Adapun tugas utama TNI adalah menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melindungi seluruh rakyat Indonesia, serta melaksanakan operasi militer lain di luar perang. Rachel menekankan bahwa TNI semakin kuat, solid, dan profesional sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa serta negara. ANTARA