BORNEONEWS, Palangka Raya - Perampok yang berjumlah tiga orang sempat menyekap istri Alpret Antonius alias Ahok, sebelum menguras rumah di Jalan Antang Kalang IV, Palangka Raya itu, Selasa (23/8/2016) siang. Dengan kasar pelaku menyekap istri pemilik rumah sembari menebar ancaman dan meminta segera menyerahkan uang, dan harta benda berharga.
Istri Ahok saat ini masih dalam kondisi shocked. Sementara itu, menurut karyawan Toko Sanjaya (milik Ahok), Nyoman Darsana, 41, dia mengetahui kejadian tersebut setelah istri Ahok memanggil dan memberitahukan tentang kejadian itu.
"Awalnya saya mau ke seberang rumah atau ke gudang untuk ngambil barang. Kemudian dipanggil ibu dan menceritakan baru saja dirampok. Terus nyuruh saya menelepon suaminya (Ahok) di toko," kata Nyoman.
Nyoman sempat bertanya kepada istri Ahok terkait berapa rampoknya dan apa saja yang dilakukan. "Katanya tiga orang menggunakan topeng. Terus ibu itu juga sempat diikat. Dibaringkan di ranjang. Lalu dipaksa untuk menyerahkan duit," tuturnya.
Kasat Reskrim Polres Palangka Raya, AKP Erwin T H Situmorang mengatakan polisi masih melakukan olah TKP. "Masih dikumpulkan bukti dan alat yang digunakan. Karena dari korban masih menenangkan diri. Luka-luka tidak ada. Hanya diikat," ucap Erwin. (BY/N).








