**Borneonews - Surabaya**, Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat pengembangan sektor industri kreatif. Ia menyampaikan bahwa langkah konkret telah diambil untuk memastikan kemajuan sektor ini.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Surabaya, Adhy menjelaskan bahwa Pemprov Jawa Timur berfokus pada penguatan ekonomi kreatif, terutama dalam bidang industri *gaming*. Langkah ini mencakup penyusunan regulasi, program-program yang mendukung, serta alokasi anggaran yang memadai.
"Melihat tingginya minat masyarakat, kami mulai sejak tahun lalu menyiapkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi (TI) serta animasi, termasuk pengembangan potensi pendidikan dalam sektor ini," ujarnya.
Inisiatif yang diambil oleh pemerintah tersebut mendapatkan dukungan positif dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Adhy mengungkapkan keyakinannya bahwa potensi Jawa Timur dalam pengembangan industri TI akan semakin meningkat dan hasil karya di bidang animasi berhasil diekspor ke berbagai negara setiap tahun.
Dalam upaya lebih lanjut untuk mempercepat pengembangan industri *gaming*, Adhy menjelaskan bahwa Pemprov Jawa Timur telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan digital dan universitas internasional. Hal ini dilakukan untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan profesional dalam bidang TI yang siap bersaing di industri yang terus berkembang.
Mengenai kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, Adhy mengungkapkan bahwa Jawa Timur bekerja sama dengan Kings College University dan Western Australian University. Kerja sama tersebut bertujuan untuk menghasilkan SDM yang dapat diandalkan di sektor industri yang semakin pesat.
"Malang, misalnya, sudah dikenal sebagai pusat penghasil tenaga kerja di sektor aplikasi dan *gaming*, termasuk yang terlatih di Millenial Job Center (MJC)," tuturnya. Ia juga menyebut keberadaan Kampung Animasi dan *Coding Factory* di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, yang menjadi bagian dari upaya kolaborasi untuk pengembangan *digital future* dan *digital economy*.
Di masa depan, Adhy berharap adanya kolaborasi yang erat antara berbagai *stakeholder* untuk mempercepat pengembangan industri TI, khususnya *gaming* lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan citra Jawa Timur di panggung industri global.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi kepada Pj Gubernur atas perhatian yang diberikan terhadap digitalisasi ekonomi kreatif, terutama dalam pengembangan industri digital di Jawa Timur. Ia memuji langkah-langkah konkret yang telah diambil.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Adhy Karyono. Berkat ilmu dan dedikasinya, kami melihat realisasi yang signifikan," kata Tito setelah mendengar paparan mengenai rencana aksi Pemprov Jawa Timur.
Begitu pun Sandiaga Salahuddin Uno, yang menyampaikan apresiasi serupa. Ia menggarisbawahi arahan Presiden Joko Widodo mengenai pentingnya aktivasi rencana aksi daerah dalam pengembangan *gaming* lokal.
"Saya menghargai rencana aksi daerah yang dirumuskan untuk empat indikator, dan terima kasih kepada sebelas provinsi yang terlibat, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, Bali, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Kepulauan Riau," pungkasnya.
ANTARA
Upaya Pemprov Jatim Perkuat Industri Kreatif dan Gaming Lokal
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPPPAPPKB Kotim Dorong Kampung KB Lebih Mandiri, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Iran Sebut Kawasan Timur Tengah akan Berubah Total Pascaperang
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Menteri Nilai 68 Ribu UMKM Pemasok MBG Masih Sedikit
Perasaan Carrick Campur Aduk Usai MU Dibungkam Bournemouth
Komentar (0)
Memuat komentar…







