JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh lapisan masyarakat di tanah air untuk terus memberikan dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Ajakan ini disampaikan dalam rangka memperingati satu tahun terjadinya genosida yang dilakukan oleh Israel di Gaza. Salah satu langkah konkret yang disarankan adalah dengan terus memboikot produk-produk yang memiliki keterkaitan dengan Israel. Dalam rilis pers yang diterima, MUI menekankan pentingnya dukungan tersebut, khususnya saat berlangsungnya unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Minggu, 6 Oktober 2024. Unjuk rasa ini melibatkan tokoh-tokoh dari berbagai organisasi Islam besar yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP). Mereka menegaskan komitmen untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina, termasuk menyerukan pelaksanaan boikot terhadap produk-produk yang terhubung dengan Zionis Israel. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan di hadapan para pendemo bahwa fatwa MUI berkaitan dengan produk Israel dan produk yang terkait tidak pernah dicabut. "Oleh karena itu, saya menyerukan agar boikot terhadap produk Israel harus dilanjutkan," ungkapnya dengan tegas. Sudarnoto juga menambahkan bahwa MUI terus berupaya menggalang kekuatan dengan berbagai organisasi masyarakat sipil Islam dan lembaga filantropi. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan untuk meneruskan kampanye boikot serta memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara lebih luas. Seruan ini merupakan sebuah refleksi MUI atas genosida yang berlangsung di Gaza, yang tepat satu tahun terjadi pada 7 Oktober 2024. Dalam acara yang mengusung tema "Perjuangan Bersama Memperingati 1 Tahun Genosida di Gaza dan 76 Tahun Perlawanan Palestina," para tokoh Muslim yang hadir sepakat untuk menekankan pentingnya solidaritas bangsa Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina melawan rezim penjajahan Zionis Israel. Masyarakat diminta untuk melihat boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel sebagai salah satu bentuk dukungan nyata bagi rakyat Palestina yang tengah berjuang. Selain melalui protes langsung, MUI juga memanfaatkan platform media sosial untuk menyebarkan ajakan boikot ini, yang ternyata mendapatkan respons positif dan antusiasme dari netizen. Dukungan yang muncul di media sosial tersebut bahkan menjadi trending topic di platform X, sehingga berhasil menempati posisi kedua trending di Indonesia pada Senin, 7 Oktober, antara pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Salah satu akun, @fotodakwah, mencuitkan, "Hari ini tepat satu tahun agresi Israel di Gaza bergulir. Setidaknya 40 ribu orang Palestina meninggal dan jutaan hidup dalam pengungsian. Memboikot produk-produk terafiliasi Israel sama sekali tidak akan mengurangi kenyamanan hidup kita kok." Dalam beberapa cuitan lainnya, netizen juga menyerukan boikot terhadap berbagai produk, termasuk makanan cepat saji, minuman kemasan, kopi, susu, dan berbagai kebutuhan harian lainnya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi perjuangan Palestina. ANTARA