BANTEN –
**Borneonews - Lebak**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko terjadinya angin *puting beliung* selama periode peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Peringatan ini diungkapkan oleh Kepala BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, di Lebak pada Selasa. Menurut Febby, warga dianjurkan untuk meningkatkan kewaspadaan tidak hanya terhadap angin *puting beliung*, tetapi juga terhadap kemungkinan kejadian bencana lainnya, seperti banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, serta gelombang tinggi. Musim peralihan ini diidentifikasi sebagai periode yang memiliki potensi tinggi untuk terjadinya bencana alam, sehingga masyarakat diharapkan tetap siaga. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak dilaporkan telah mengalami dampak dari angin *puting beliung*, yang mengakibatkan kerusakan pada rumah-rumah warga dan beberapa pohon tumbang. Dalam konteks ini, Febby mengingatkan pentingnya kewaspadaan untuk mencegah timbulnya korban jiwa akibat cuaca yang buruk. BPBD Lebak mencatat 16 dari 28 kecamatan di daerah tersebut masuk dalam kategori rawan longsor, sementara 12 kecamatan lainnya teridentifikasi sebagai kawasan yang rentan terhadap banjir. Ancaman bencana ini dipengaruhi oleh kondisi topografi Kabupaten Lebak, yang terdiri dari perbukitan, pegunungan, daerah aliran sungai, dan garis pantai. Dalam rangka meminimalisasi risiko akibat bencana, BPBD menginstruksikan para relawan di seluruh 28 kecamatan untuk mengedukasi masyarakat mengenai potensi ancaman bencana, khususnya angin *puting beliung* menjelang pergantian musim. Lebih lanjut, pihak BPBD telah menyiagakan tim mereka selama 24 jam untuk menanggapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Tim tersebut berlokasi di pos utama BPBD yang terletak di Jalan Ir Djuanda, Rangkasbitung. Mereka bersiaga bersama para relawan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Kami siap bergerak cepat jika menerima laporan tentang bencana alam yang terjadi," ungkap Febby, menekankan komitmen BPBD dalam penanggulangan bencana. ANTARA