BORNEONEWS, Kasongan - Kondisi Jalan Jembatan Danau Mare yang melintasi Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah tampaknya perlu dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat selaku instansi teknis terkait.
Pasalnya, kondisi jalan pada jembatan tersebut banyak dikeluhkan masyarakat terutama pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di badan jalan jembatan. Sebab, titik penghubung badan jalan dengan jalan raya mengalami penurunan. Sehingga jika hendak melintas pengendara harus sangat -sangat pelan mengemudikan kendaraannya.
"Ya kemarin pas belum tahu kondisi jalan jembatan danau mare seperti itu saya hampir jatuh, karena antara jalan dan badan jalan jembatan sudah nggak rata lagi, kalau kencang bisa bahaya," ungkap Tari salah seorang pengendara yang mengaku melintasi jembatan tersebut.
Ia berharap, kondisi jalan yang demikian agar diperhatikan oleh dinas PU. Sebab, jika dibiarkan terus menerus, maka dapat membuat kerusakan yang lebih parah lagi. "Setidak - tidaknya dilakukan penambalan agar tinggi badan jembatan dan jalan raya dapat sejajar kembali," sarannya.
Berbahayanya lagi, sebutnya, jika warga yang melintasi jembatan tersebut tidak mengetahui kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan kendaraan bahkan kecelakaan lalu lintas. "Kalau yang tahu pasti sangat pelan, tapi kalau warga yang tidak tahu, kalau kecepatan 40 kilometer per jam saja bisa bahaya dampaknya," cetusnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap Dinas PU agar melakukan perbaikan pada badan jalan di sekitar Jembatan Danau Mare, terutama pada turunan sebelah kiri jembatan yang banyak terdapat lubang menganga.
"Jalan turunan di sekitar jembatan danau mare juga perlu diperbaiki lantaran kondisi aspalnya terkikis dan material timbunannya juga berlubang akibat genangan air banjir. Dengan begitu maka arus kendaraan yang melintas dapat lancar kembali," harapnya. (HAIRUL SALEH/m)








