JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengungkapkan bahwa rumah pensiun untuk Presiden Joko Widodo yang berlokasi di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, saat ini belum siap untuk dihuni. Menurutnya, seharusnya pembangunan rumah tersebut dilakukan jauh lebih awal oleh negara sebagai fasilitas bagi mantan presiden dan mantan wakil presiden. Namun, Presiden Jokowi menunda hal tersebut dengan mengatakan "nanti saja" pada beberapa kesempatan. Pratikno menjelaskan bahwa pada akhir masa jabatan pertama Jokowi, Kementerian Sekretariat Negara telah memenuhi tanggung jawabnya dengan menawarkan rumah pensiun tersebut. Namun pada waktu itu, Jokowi menyatakan bahwa dia belum memikirkan rumah tersebut. Pendekatan serupa juga terlihat saat ia memasuki periode kedua sebagai presiden, di mana perhatian Jokowi terhadap pembangunan rumah pensiun tidak menjadi prioritas. "Keputusan ini akhirnya berakibat pada penundaan dan keterlambatan dalam pembangunan yang seharusnya sudah dilakukan," kata Pratikno. Saat ini, Presiden Joko Widodo dilaporkan telah mulai mengemas barang-barang pribadi dari Istana Kepresidenan Jakarta untuk dipindahkan ke kediaman pribadinya di Solo, Jawa Tengah. Ketika ditanya tentang jenis barang yang sedang dikemas, Pratikno menyebut beberapa di antaranya adalah koleksi buku, foto, dan baju batik yang sering dipakai oleh Jokowi saat menjalankan tugasnya. ANTARA