**Borneonews - Banda Aceh**, Rumah BUMN Aceh telah menampilkan 200 jenis produk unggulan yang merupakan hasil kerja dari berbagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam ajang Malaysia International Tourism Expo 2024 yang berlangsung di Pahang, Malaysia. Dalam pernyataannya, CEO Rumah BUMN Aceh, Helmi, menjelaskan bahwa partisipasi dalam acara ini menunjukkan komitmen untuk mendukung perkembangan UMKM di daerah Aceh. Tujuannya adalah agar produk-produk lokal dapat bersaing dan menembus pasar global. Helmi menuturkan, "Keikutsertaan kami bukan hanya sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan pemahaman dan wawasan kepada UMKM binaan tentang dinamika pasar internasional." Dalam kesempatan ini, Rumah BUMN Aceh membawa produk dari 55 UMKM, diharapkan dapat membuka peluang bagi mereka untuk memasuki pasar internasional. Acara yang berlangsung dari 8 hingga 10 Oktober 2024 ini tidak hanya diisi dengan pameran produk, tetapi juga dilengkapi dengan sesi *business matching* yang dihadiri oleh 100 calon pembeli potensial dari berbagai negara, termasuk China, Thailand, Rusia, dan Uni Emirat Arab. Keikutsertaan dalam ajang ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk dari UMKM binaan. Helmi menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi jembatan bagi UMKM untuk mengeksplorasi pasar di tingkat internasional. Partisipasi Rumah BUMN Aceh di expo ini diharapkan dapat menghasilkan kontrak bisnis yang bermanfaat dengan para calon pembeli, yang menjadi salah satu indikasi konkret kontribusi BUMN dalam memajukan UMKM ke arah global. Dukungan terhadap partisipasi Rumah BUMN Aceh dalam event ini mengalir dari berbagai lembaga, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Telkom. Helmi menambahkan, "Acara ini adalah bukti dari komitmen BUMN dalam proses pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di arena global serta terus berkontribusi dalam perkembangan ekonomi lokal melalui promosi produk-produk asli." Sementara itu, Konsul Bidang Ekonomi KJRI Johor Bahru, Mohamad Rizali Noor, menegaskan bahwa Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru berkomitmen untuk mendukung UMKM Indonesia agar dapat berkompetisi secara global. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Rumah BUMN Aceh atas partisipasinya dalam acara ini sebagai upaya untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan UMKM. Dengan antusiasme yang tinggi, diharapkan partisipasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga bagi perekonomian di Indonesia, khususnya di Aceh. ANTARA