BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang terletak di Jawa Barat, sedang melakukan upaya penyelesaian perbaikan infrastruktur jalan hingga akhir tahun ini. Langkah tersebut diambil dengan melanjutkan pekerjaan di beberapa titik yang sebelumnya belum tuntas, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. Menurut Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, saat melakukan peninjauan perbaikan jalan di Cikarang, terdapat sepuluh lokasi pengerjaan yang harus diselesaikan. "Kami akan fokus menuntaskan semua titik tersebut hingga akhir tahun ini," ujarnya. Pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung mencakup beberapa ruas jalan penting, di antaranya Ruas Jalan Muara Bakti-Pulo Puter serta Jalan Inspeksi Kalimalang di sesi Tambun Selatan. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada jalan-jalan utama yang melintasi Kecamatan Tambun Utara, Sukawangi, serta Babelan. Dedy Supriyadi menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan dilakukan secara bertahap dan terus berjalan hingga akhir tahun ini. Ia juga menambahkan bahwa tim telah melakukan tinjauan di wilayah Babelan, di mana masih ada beberapa ruas yang memerlukan perbaikan, termasuk di Kecamatan Tambun Utara. "Kami berharap perbaikan ini dapat mempermudah akses dan memberikan kenyamanan bagi semua pengguna jalan," tuturnya. Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa fokus utama perbaikan di Jalan Inspeksi Kalimalang Sesi Tambun Selatan akan dilakukan pada beberapa titik antara pos polisi hingga Hotel Danau Indah. Upaya ini bertujuan untuk mendukung implementasi sistem dua jalur yang menghubungkan perbatasan Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang. "Kami masih menyelesaikan beberapa titik, dan berharap dapat menyelesaikannya tepat waktu tahun ini," imbuhnya. Jalan Kalimalang sebagai salah satu wajah Kabupaten Bekasi diharapkan dapat ditata dengan baik, memberikan kesan estetis, serta meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan. Dalam rencana jangka panjang, Dedy menyebutkan bahwa beberapa titik perbaikan jalan diharapkan rampung pada tahun 2025. Penataan area perbatasan antara Kota Bekasi dan Karawang telah menjadi prioritas, termasuk penataan taman dan median jalan. Henri Lincoln, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, menyampaikan bahwa penataan Jalan Kalimalang secara keseluruhan ditargetkan selesai pada tahun 2026. Penataan ini akan mempertimbangkan kemampuan finansial daerah. Hasil dari penyusunan *Detail Engineering Design* (DED) menunjukkan bahwa proses penataan tersebut memerlukan alokasi anggaran sebesar Rp460 miliar. Pada tahun ini, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 miliar untuk melanjutkan penataan infrastruktur di Ruas Jalan Inspeksi Kalimalang. Pekerjaan rekonstruksi akan dilakukan di beberapa titik, termasuk sesi perbatasan Kota Bekasi-Cibitung, Cibitung-Tegal Gede, hingga Tegal Gede-Tegal Danas. ANTARA