PADANG –
**Borneonews - Padang**, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini tengah melakukan negosiasi dengan salah satu maskapai penerbangan domestik untuk menentukan tarif tiket pesawat yang lebih terjangkau. Upaya ini ditujukan untuk memfasilitasi perjalanan masyarakat dan wisatawan asing menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang merupakan pulau terluar Indonesia. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumbar, Medi Iswandi, menjelaskan bahwa pihaknya sedang berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten setempat serta maskapai untuk mendapatkan kesepakatan harga yang lebih sesuai. Menurut Medi, tarif yang saat ini ditawarkan oleh maskapai untuk penerbangan ke Mentawai berkisar Rp1 juta, namun pemerintah daerah menilai tarif tersebut masih terlalu tinggi. Selain itu, pesawat yang digunakan untuk penerbangan tersebut tidak dapat mengangkut alat selancar, yang sering dibawa oleh para penggemar olahraga tersebut. Kepulauan Mentawai dikenal di kalangan wisatawan mancanegara sebagai destinasi surfing yang menarik, dengan ombak yang sangat cocok untuk olahraga selancar dan berbagai kegiatan serupa lainnya. Oleh karena itu, pihak pemerintah daerah berniat memberikan subsidi kursi untuk menekan harga tiket agar lebih terjangkau. Salah satu skenario yang diusulkan adalah meminta maskapai menetapkan kuota minimal 60 penumpang untuk setiap penerbangan, dan jika jumlah tersebut tidak tercapai, pemerintah dapat mengerahkan pegawai untuk menggunakan penerbangan tersebut demi memenuhi ambang batas yang ditentukan. Terkait kendala mengenai pesawat yang tidak dapat mengangkut peralatan *surfing*, pemerintah juga mempertimbangkan opsi untuk menggunakan kapal cepat, seperti Mentawai Fast, untuk mengangkut peralatan tersebut. Namun, rencana ini belum mendapatkan persetujuan final dari semua pihak terkait. Saat ini, Bandar Udara Mentawai, yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 25 Oktober 2023, hanya melayani dua penerbangan dalam seminggu. Layanan terbatas ini disebabkan oleh bandara yang belum mampu melayani penerbangan pesawat jenis ATR 72/600, yang memiliki kapasitas hingga 78 penumpang. Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Kementerian Perhubungan terus bekerja keras untuk memastikan Bandar Udara Mentawai dapat melayani penerbangan menggunakan jenis pesawat tersebut, sehingga dapat meningkatkan aksesibilitas ke daerah yang kaya akan potensi wisata ini. ANTARA