BORNEONEWS, Sukamara – Sebanyak 50 surat teguran telah dilayangkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sukamara kepada guru yang tidak masuk dengan alasan yang tidak profesional saat hari pertama sekolah untuk mengajar pada 18 Juli 2016.

Kepala Disdikpora Sukamara Sutrisno mengatakan, pada hari pertama sekolah pihaknya telah melakukan kunjungan ke setiap sekolah, baik yang ada di dalam kota maupun sekolah yang ada diluar kota untuk memastikan tingkat kehadiran guru.

“Berdasarkan hasil pantauan tersebut masih terdapat beberapa orang guru yang masih belum hadir untuk menjalankan tugas,” kata Sutrisno, Selasa (23/08/2016).

Ia menjelaskan, terpantaunya ketidakhadiran guru saat hari pertama masuk berdasarkan adanya tim yang melakukan pemantauan keseluruhan hingga ke sejumlah sekolah yang ada di luar kota. Jadi pihak Dikpora bisa mengetahui persis adanya guru yang tidak hadir mengajar.

“Setiap kecamatan kita bentuk tim pemantau yang diambil dari pejabat Dinas Dikpora Sukamara. Setiap tim harus mengecek absen masuk guru di setiap sekolah dan mempertanyakan alasan ketidakhadiran guru tersebut,” ucap Sutrisno.

Surat teguran yang dikeluarkan Dinas Dikpora tersebut tidak sebatas hanya diketahui oleh kantor dinas, namun juga disampaikan tembusan kepada Bupati Sukamara, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukamara dan juga Inspektorat.

“Surat teguran ini dikeluarkan untuk meningkatkan disiplin guru agar anak-anak sekolah tidak dirugikan atas ketidakhadiran guru dalam mengajar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. (MG-13/m)