BORNEONEWS, Palangka Raya - Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Dr Muhammad Yusuf, menyatakan pihaknya membuka ruang bagi para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng untuk berdialog dengan mahasiswa UMPR.
Langkah ini bertujuan agar para mahasiswa dapat terlibat aktif dalam proses demokrasi dan memahami visi-misi dari para calon pemimpin daerah.
Menurut Dr Muhammad Yusuf, forum dialog seperti ini penting untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh wawasan mengenai masa depan Kalteng dari para calon pemimpin.
"Kesempatan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh wawasan mengenai masa depan Kalimantan Tengah dari para calon pemimpin merupakan langkah penting dalam memperkuat partisipasi aktif mereka dalam pembangunan daerah," katanya, Selasa, 8 Oktober 2024.
Melalui dialog langsung, katanya mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan, menyampaikan pandangan, dan berdiskusi mengenai isu-isu strategis yang akan menentukan arah kebijakan Kalteng di masa depan.
"Selain itu, forum ini juga memberikan wawasan mengenai visi, misi, serta program kerja yang diusung oleh para calon, sehingga generasi muda lebih memahami peran mereka dalam mewujudkan perubahan dan kemajuan daerah," lanjutnya.
Dalam dialog pertama ini, ujarnya UMPR menerima kedatangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 1, Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya.
"Kehadiran pasangan calon ini menjadi momen bagi mahasiswa untuk mendengarkan secara langsung visi-misi mereka dan menyampaikan berbagai aspirasi terkait masa depan Kalimantan Tengah," jelasnya.
Pihaknya memberi ruang kepada Willy-Habib memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan rencana mereka dalam membangun daerah, khususnya terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan keterlibatan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Kami terbuka kepada para calon gubernur dan wakil gubernur yang mau melaksanakan kegiatan dialog, dengan kegiatan yang positif dan mendidik," tandanya. (MARINI/H)









