PADANG –
**Borneonews - Pariaman**, Pemerintah Kota Pariaman, yang terletak di Sumatera Barat, melakukan seruan kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di area objek wisata agar lebih memperhatikan kebersihan. Upaya ini bertujuan untuk menjaga keindahan destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut. Penjabat Wali Kota Pariaman, Roberia, menekankan pentingnya kebersihan di sekitar kedai dan warung. Ia mengapresiasi usaha yang telah dilakukan, namun mengingatkan bahwa sampah masih banyak terlihat di pantai yang mengarah ke laut, sehingga mengurangi keindahan tempat tersebut. Menurutnya, meski sebagian besar sampah di pantai mungkin disebabkan oleh ombak, hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak melakukan pembersihan. Untuk itu, Roberia menegaskan perlunya kesadaran dan keikhlasan dari pelaku UMKM untuk menjaga kebersihan pantai, yang juga merupakan area di mana mereka menjalankan usaha. Ia percaya, dengan pantai yang bersih, lebih banyak pengunjung akan datang untuk menikmati sajian kuliner dan keindahan alam yang ditawarkan. Roberia menjelaskan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan kewajiban para pelaku UMKM yang beroperasi di sepanjang garis pantai. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkot Pariaman telah memprogram kegiatan pembersihan pantai melalui *Gerakan Satu Jam Menyapu* (GSM) yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN setempat. Namun, untuk mengoptimalkan program pembersihan ini, partisipasi dari pelaku UMKM sangatlah dibutuhkan. Wali kota menambahkan, saat kedatangannya di Pariaman, fokus utamanya adalah memperbaiki kebersihan Pantai Gandoriah, dengan melibatkan seluruh ASN dan non-ASN melalui kegiatan GSM yang dilakukan secara rutin. Ia berharap, sekali pantai sudah bersih, hal ini perlu terus dijaga dan dipertahankan. Selain itu, Pemkot Pariaman juga melaksanakan kegiatan yang dinamakan *Gerakan 1491*, dengan melibatkan 1.491 tenaga honorer untuk membersihkan pantai dari timbunan sampah. Kegiatan ini dilakukan setiap pagi mulai dari tanggal 8 Oktober hingga 11 Oktober 2023. Roberia menjelaskan bahwa hari ini merupakan hari pertama *Gerakan 1491*, yang akan berlangsung hingga Jumat mendatang. Dalam kegiatan ini, pihaknya telah membagi jadwal untuk tenaga honorer: untuk honorer dari organisasi perangkat daerah teknis dimulai dari pukul 06.30 WIB hingga 07.30 WIB, sementara guru honorer dijadwalkan mulai pukul 06.30 WIB hingga 07.00 WIB. Upaya pembersihan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kelestarian lingkungan pantai dan meningkatkan daya tarik wisatawan. ANTARA