PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Atasi kecurangan Pilkada 2024, Tim Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Nomor Urut 1, Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail Bin Yahya (Willy-Habib), mengadakan pelatihan Training of Trainers (ToT) kepada 50 calon trainer di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. 

Kegiatan ini, seperti yang disampaikan oleh Humas Tim Willy-Habib, Syahrudin Durrasyid, bertujuan untuk melatih para calon trainer agar dapat merekrut saksi-saksi pemilu yang handal.

"ToT ini diikuti oleh 34 peserta dari 17 kecamatan di Kapuas dan 16 peserta dari 8 kecamatan di Pulang Pisau. Para calon trainer dilatih untuk mengawasi kinerja petugas KPPS agar menjalankan tugas sesuai aturan, guna menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan transparan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," katanya, Selasa, 8 Oktober 2024.

Syahrudin menekankan pentingnya saksi yang berani, tidak takut ancaman, bertanggung jawab, serta aktif dalam mengamati proses pemungutan suara. Saksi yang handal diharapkan dapat mencegah berbagai bentuk kecurangan yang bisa terjadi selama proses pemilihan. 

"Menjaga suara masyarakat dari manipulasi adalah langkah penting dalam memastikan hasil suara Willy-Habib tidak dicurangi dan tetap akurat di setiap wilayah," tegasnya.

Saksi-saksi ini ungkapnya akan memantau jalannya proses pemungutan suara di TPS, mengawasi kinerja petugas KPPS, dan memastikan bahwa seluruh prosedur pemilu berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. 

"Dengan demikian, mereka dapat mendeteksi dan mencegah upaya manipulasi suara atau kecurangan lainnya. Selain itu, saksi yang berani dan teliti dapat membantu menjaga integritas suara yang diperoleh Willy-Habib, memastikan hasil pemilu mencerminkan pilihan masyarakat secara jujur dan adil," tutupnya. (MARINI/H)