BORNEONEWS, Palangka Raya - Ancaman tiga perampok di kediaman Alpret Antonius alias Ahok, Jalan Antang Kalang IV, Palangka Raya, Selasa (23/8/2016) pukul 11.10 WIB, membuat istri Ahok, Tan Mie Kien, 50, ketakutan. Ketika ditemui kondisinya masih shocked lantaran disekap bahkan diancam dibunuh jika berteriak.

"Dia datang ke rumah saya. Kondisi lehernya masih tergulung kain hitam. Mulutnya juga ditutup tapi sudah dibuka olehnya sendiri. Dia bilang dirampok," kata tetangga korban, Liderson Junjang (71) kepada wartawan.

Pria yang masih nampak bugar di usia 71 tahun ini sempat tidak percaya dengan cerita perampokan itu, mengingat masih siang bolong. Namun melihat kondisi istri Ahok yang terlihat shocked ditambah bekas sekapan, dia langsung menghubungi anaknya, Alex.

Sesaat kemudian barulah berdatangan aparat kepolisian dari Polres Palangka Raya dan Polsek Pahandut. Liderson melanjutkan, istri Ahok menyebut disekap dan diancam menggunakan benda jenis obeng. Bahkan rampok tak segan-segan membunuh apabila berteriak.

"Katanya logat bahasa Indonesia. Pelaku katanya ada yang berbadan tinggi, gemuk," tuturnya.

Sementara itu, warga setempat menduga pelaku merupakan orang profesional. Sebab, hanya beberapa menit, mereka bisa menggasak emas, berlian dan uang. "Katanya berlian sekotak besar. Kalau jumlah kerugiannya masih belum tahu," tutur Liderson. (BY/N).