BORNEONEWS, Kobar - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) memperketat pengawasan lokalisasi Simpang Kodok. Pemkab Kobar serius menutup semua tempat prostitusi di Bumi Marunting Batu Aji. Beroperasinya kembali lokasi prostitusi di Simpang Kodok, Kecamatan Arut Selatan, Kobar, mendapat perhatian serius. Baru-baru ini Satpol-PP Kobar mengamankan pasangan mucikari dan PSK dari tempat itu.
"Tidak akan kita tolerir kalau ada yang tetap buka. Akan kita proses hukum seperti yang sudah kita lakukan," tegas Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto di Pangkalan Bun, Selasa (23/8/2016).
Bupati Kobar, Bambang Purwanto meminta Satpo PP melakukan pengawasan khusus. Pasalnya, lokasi yang sebelumnya sudah pernah diratakan dengan tanah oleh petugas gabungan itu, mulai bergeliat kembali. Pengawasan di Simpang Kodok, kata Bupati, akan diperketat. "Jangan sampai ada lagi yang tertangkap melakukan praktik prostitusi di tempat itu (Simpang Kodok)."
Selain Simpang Kodok, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menutup lokasi prostitusi yang tersebar di seluruh Kobar. "Tahun depan kita lakukan tahapan penutupan lokalisasi. Para PSK dan mucikari kita bekali pelatihan sehingga tidak ada prostitusi lagi," kata Bambang Purwanto. (UD/N).








