**Borneonews - Jakarta**, Penasihat Senior Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45), Andi Widjajanto, berpendapat bahwa pembentukan angkatan siber di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam pemerintahan mendatang masih merupakan langkah yang realistis.
Ia menggarisbawahi pentingnya melakukan amendemen terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 45). Hal ini dikarenakan konstitusi saat ini hanya mengatur tiga matra di dalam tentaranya, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Menurut Andi, regulasi politik yang diperlukan harus dimulai dengan melakukan revisi pada Pasal 30 ayat 3 UUD 45, dengan penambahan mengenai pembentukan angkatan siber.
Dalam sebuah pertemuan di Perpustakaan Nasional Jakarta, Andi menyampaikan bahwa saat ini, meskipun ada pertanyaan mengenai cukup tidaknya sumber daya untuk mendukung angkatan siber, pilar-pilar yang dibutuhkan sudah mulai dibentuk dalam tiga matra TNI, Komando Utama TNI, serta Kementerian Pertahanan. Ia menjelaskan bahwa satuan-satuan siber dewasa ini dipimpin oleh perwira tinggi TNI berstatus bintang satu.
Prosesnya sekarang tinggal bergerak ke atas untuk memenuhi tingkatan regulasi dan kebijakan, serta bergerak ke bawah untuk menyiapkan satuan taktisnya, ujarnya. Kesiapan satuan taktis dianggap sangat penting karena mereka akan bertanggung jawab dalam menangani insiden siber, yang bisa berdampak pada pertahanan dan kedaulatan negara.
Andi menambahkan, jika satuan taktis yang dimaksud mulai dari batalyon, mereka bisa langsung naik ke tingkat bintang satu kemudian bintang tiga dalam waktu lima hingga tujuh tahun ke depan. Setelah itu, angkatan siber bisa berdiri sendiri dengan kokoh, jelasnya.
Dari sisi anggaran, Andi juga menilai realisme pembentukan angkatan siber pada pemerintahan Prabowo cukup menjanjikan. Ia mencatat bahwa proses pembentukan ini mungkin lebih mudah dibandingkan dengan angkatan lain yang memiliki armada tempur, mengingat angkatan siber tidak akan terbebani oleh kebutuhan pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista) yang sudah tua, maupun oleh perwira-perwira tinggi yang tidak aktif.
Proses ini dapat dimulai dari nol. Jika perencanaan sudah dirumuskan dengan baik dari awal, maka menyiapkan angkatan siber mungkin akan lebih mudah dibandingkan angkatan-angkatan lainnya, tutupnya.
ANTARA
Realisasi Pembentukan Angkatan Siber di Era Prabowo Subianto
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
Komentar (0)
Memuat komentar…







