SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Irawati, calon Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), mencatat sejarah sebagai satu-satunya perempuan yang dipercaya untuk mendampingi calon Bupati, Halikinnor, dalam memimpin daerah ini. Kehadiran Irawati dalam kontestasi politik ini tidak hanya menjadi momen bersejarah, tetapi juga simbol penting bagi perjuangan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di Kotim.

"Ini adalah sejarah bagi Kotim, seorang perempuan dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Wakil Bupati. Ini bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga penghargaan yang tinggi bagi perempuan di daerah ini. Saya ingin mengajak semua perempuan untuk bangkit, karena sekarang adalah saatnya kita bersuara dan berkreativitas," kata Irawati, Selasa, 8 Oktober 2024.

Salah satu fokus utama Irawati dalam memajukan peran perempuan adalah melalui kewirausahaan. Ia menegaskan pentingnya peran perempuan dalam sektor ekonomi, terutama di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pendidikan, dan berbagai sektor lainnya. Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

"Kreativitas perempuan harus dikembangkan, baik melalui UMKM, menjadi guru, atau profesi lain. Saya ingin mengangkat semangat perempuan Kotim agar berdaya secara ekonomi dan tidak terpuruk oleh tantangan yang ada. Dengan kesetaraan, kita bisa bersama-sama membangun daerah ini," imbuhnya.

Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi, Irawati juga menjadi pelopor dalam perlindungan perempuan dan anak di Kotim. Selama ini, ia aktif memberikan pendampingan bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan rumah tangga dan pelecehan. Irawati bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Polres Kotim untuk memastikan perempuan di daerah ini merasa aman dan terlindungi.

"Saya bekerja sama dengan LSM yang peduli terhadap perempuan dan anak, serta pihak Polres Kotim, untuk mendampingi korban kekerasan rumah tangga dan pelecehan. Tidak hanya itu, saya juga mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anak kita. Perlindungan anak juga menjadi prioritas utama, agar mereka dapat tumbuh di lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang," jelas Irawati.

Irawati berharap keterlibatannya dalam kepemimpinan di Kotim akan menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk terus memperjuangkan hak-haknya dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia bertekad untuk menjadikan isu kesetaraan gender sebagai agenda prioritas, dengan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkarya dan berpartisipasi aktif di berbagai sektor. (DEWI PATMALASARI/H)