BANDUNG –
**Borneonews - Tasikmalaya**, Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, menegaskan pentingnya menjaga keamanan logistik untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah tersebut. Dalam upaya memastikan ketersediaan dan perlindungan logistik, Cheka bersama dengan pihak kepolisian dan TNI melakukan inspeksi langsung ke gudang penyimpanan logistik di Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Dalam keterangan yang disampaikan setelah melakukan pengecekan tersebut, Cheka menyatakan bahwa semua perlengkapan yang dibutuhkan, seperti bilik suara, kotak suara, segel, dan kabel ties, sudah lengkap dan siap digunakan. Pengecekan ini melibatkan sejumlah unsur pimpinan daerah, termasuk jajaran kepolisian, TNI, serta perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini dilakukan menjelang pelaksanaan pemilihan wali kota, wakil wali kota, gubernur, dan wakil gubernur. Cheka menjelaskan bahwa hasil inspeksi menunjukkan bahwa banyak logistik telah tersimpan dengan aman di gudang. Namun, ada beberapa barang penting yang belum diterima oleh KPU, seperti surat pengantar formulir dan surat suara, yang biasanya akan tiba menjelang hari pemungutan suara. Cheka juga menekankan bahwa dalam kondisi visual, tempat penyimpanan logistik terlihat aman. Kepastian mengenai keamanan logistik sudah dipastikan oleh Cheka, yang menyatakan bahwa logistik tersebut terjaga dari kebocoran air hujan dan selalu diawasi oleh petugas selama 24 jam. Petugas dari kepolisian dan penyelenggara pilkada terus melakukan pemantauan di lokasi. Meski demikian, Cheka mengusulkan untuk menambah pengawasan di area tersebut dengan memasang CCTV tambahan yang mengarah ke depan. Hal ini bertujuan untuk memantau siapa saja yang masuk dan keluar dari lokasi penyimpanan. Ia mengungkapkan, "Ada saran dari Kapolres untuk menambahkan satu CCTV yang mengarah ke depan agar kita dapat mengetahui setiap orang yang datang." Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, yang turut serta dalam pengecekan gudang logistik, juga menegaskan bahwa personel kepolisian telah disiapsiagakan untuk melakukan pengamanan selama 24 jam. Ia menambahkan, “Keamanan ini sudah kita pastikan dari gudang ini, dan kami terus memonitor siapa saja yang memasuki lokasi serta barang-barang yang dibawa ke dalam atau keluar dari lokasi.” ANTARA