AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) di Maluku Utara telah melaksanakan program mengajar dengan mengirimkan tim pengajarnya ke sejumlah sekolah di Kota Ternate. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (*APBN*). Kepala Kantor Wilayah DJPb Kemenkeu Provinsi Maluku Utara, Tunas Agung Jiwa Brata, menjelaskan bahwa para siswa memperoleh berbagai materi mengenai peran Kementerian Keuangan dalam pengelolaan *APBN*. Selain itu, mereka juga mempelajari bagaimana *APBN* berkontribusi dalam kehidupan sehari-hari, seperti pembiayaan pembangunan fasilitas umum dan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Di samping itu, siswa juga diperkenalkan kepada berbagai profesi dalam Kementerian Keuangan serta mendengarkan cerita inspiratif yang bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar di kalangan siswa. Tunas Agung berharap melalui program Kemenkeu Mengajar, anak-anak dapat mengenal dan memahami tentang Keuangan Negara. Hal ini mencakup pemahaman mengenai *APBN*, peran dan nilai-nilai yang diusung Kementerian Keuangan, serta manfaat nyata dari pengelolaan Keuangan Negara dalam mendukung kecerdasan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Lebih jauh, Tunas Agung mengungkapkan bahwa program pengajaran ini telah berjalan selama sembilan tahun, dimulai dari tahun 2016 hingga saat ini. Keterlibatan pimpinan tinggi Kementerian Keuangan dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan yang nyata terhadap penyelenggaraan program pendidikan tersebut. Kemenkeu Mengajar diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi para relawan yang terlibat, tetapi juga bagi para pengajar dan para siswa di sekolah-sekolah target. Tahun 2024 menandai pelaksanaan Kemenkeu Mengajar yang kesembilan, di mana relawan akan mengajar dan berbagi pengetahuan selama satu hari di sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Program ini juga mencakup beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN). Pada Kemenkeu Mengajar ke-9 ini, terdapat 22 relawan yang merupakan pegawai aktif di Kementerian Keuangan Provinsi Maluku Utara, dan kegiatan kali ini akan dilaksanakan di SMP IT Nurul Hasan. Relawan Kemenkeu Mengajar tersebar di berbagai daerah di Indonesia, dengan each volunteer carrying out different tasks. Kali ini, kegiatan ini melibatkan 18 Panitia Daerah, 22 Relawan, 3 Wild Card, 3 fasilitator, dan 1 relawan dokumentator. Beberapa relawan juga turut menjalankan dua peran secara bersamaan, seperti menjadi fasilitator sekaligus pengajar pada Hari Mengajar. ANTARA