BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas ) ke XVII di Solo resmi dibuka Joko Widodo. Sejumlah cabang olahraga (cabor) sudah mulai bertanding, tak terkecuali cabor Boccia yang sejak 7 Oktober 2024 digelar di GOR Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret Surakarta, di kawasan Stadion Manahan, Solo.
Yusniati, Pelatih Cabor Boccia menyampaikan, meski tidak ada latihan khusus, pihaknya optimis atlet Boccia dapat medali.
"Kami latihan hanya lewat youtube, karena tidak ada fasilitas, bagi atlet berlatih, tapi Alhamdulillah para Boccia Kalteng bisa mengimbangi hari di ronde pertama mendapat poin 4 - 1 dan di ronde ke 2 meski kalah 4 - 5, tapi kami tetap optimis. Tetap ada kesempatan, besok bertanding lagi sebelum masuk final " kata Yusniati, Selasa, 8 Oktober 2024.
Yusniati berharap, untuk kedepan, pemerintah bisa melihat cabor Boccia bagi para penyandang Cerebral Palsy, bisa diperhatikan dan didukung, supaya kedepan lebih banyak lagi atlet yang bertanding.
Selain itu, lanjut Yusniati, pentingnya sarana prasarana untuk mengasah kemampuan bagi para Boccia, supaya kedepan lebih bagus lagi dan lebih banyak atlet yang berminat di bidang olahraga tersebut.
--page
Yusniati kembali menyampaikan bahwa meski tidak ada latihan khusus, semangat para Boccia untuk berlaga, tidak surut. Mereka tetap berjuang dan optimis merah medali. (RETHA/Y)









