**Borneonews - Kaimana**, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Donald R. Wakum, mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke laut. Hal ini penting untuk menjaga ekosistem serta memastikan kelestarian laut di wilayah tersebut.
Menurut Donald, laut merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat Kaimana. Banyak penduduk di kawasan ini bergantung pada laut sebagai mata pencaharian utama, melalui aktivitas penangkapan dan penjualan ikan. "Kita harus menjaga laut, karena dari laut kita memperoleh kehidupan dan berkat," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Dia juga menekankan bahwa pembuangan sampah ke laut dapat merusak ekosistem, termasuk mengancam siklus terumbu karang serta berbagai habitat laut lainnya. Donald berharap agar masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian mereka terhadap lingkungan laut di sekitar Kaimana.
Sampah yang dibuang ke laut, terutama yang berbahan plastik, menjadi ancaman serius bagi kehidupan di dalam air. Menurutnya, plasik adalah perusak dan pembunuh terbesar ekosistem laut. Jika lingkungan laut tidak terlindungi dan mengalami kerusakan, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Kaimana. Kekayaan hasil laut yang selama ini menjadi sumber pendapatan masyarakat akan terus menurun, dan potensi laut juga akan berkurang secara signifikan.
Donald R. Wakum menegaskan bahwa masalah sampah plastik harus ditangani dengan serius. "Membuang sampah ke laut akan berdampak buruk pada masa depan anak cucu kita yang tidak bisa menikmati hasil laut," ujarnya, menekankan tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian laut demi generasi yang akan datang.
ANTARA
Ajak Warga Kaimana Jaga Laut, Hindari Buang Sampah Plastik
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenpar Harap Sepak Bola Sebagai Sport Tourism Promosikan Pariwisata
DPKP Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Hewan di Tengah Ancaman Kabut Asap
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Komentar (0)
Memuat komentar…







