BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan. Bahkan tidak hanya fokus di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saja, pemadaman menggunakan helikopter juga sampai di perbatasan Kobar - Seruyan yang terdeteksi banyak titik api.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat  Hermon F Lion mengatakan, penanganan karhutla terus dioptimalkan. Bahkan adanya bantuan dua helikopter mampu mengurangi kebakaran.

"Setiap hari dua helikopter terus beroperasi untuk memadamankan karhutla," Kata Hermon F Lion. Selasa (23/8/2016).

Dua helikopter tersebut digunakan untuk memadamkan titik api yang terdeteksi oleh satelit. Satu helikopter untuk memadamkan api di sekitar Kotawaringin Barat dan satunya lagi di perbatasan Kobar-Seruyan.

"Yang masih bisa dijangkau tentu dipadamkan. Termasuk yang diperbatasan Kobar-Seruyan ini harus ditangani. Tentu bisa tambah luas jika tidak dipadamkan," Ucapnya.

Namun adanya pemadaman dengan menggunakan helikopter ini jauh lebih optimal. Pemadaman bisa terkena sasaran dengan water booming ke lokasi yang terbakar.

"Jadi lahan yang terbakar dengan cepat dipadamkan. Namun titik api setiap hari terus muncul. Sehingga kami dari tim karhutla yang ada di kobar melakukan pemadaman terus hingga semuanya aman dan benar-benar padam," Jelasnya.

Ditambah lagi, sesuai perintah dari presiden agar karhutla benar-benar ditangani secara serius. Sehingga kasus karhutla tidak mengakibatkan bencana kabut asap seperti pada 2015. (FAHRUDIN/m)