PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya di Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan pembagian helm standar nasional Indonesia (SNI) secara gratis kepada warga. Inisiatif ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara. Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya, AKP Egidio Sumilat, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong pengguna sepeda motor agar selalu memakai helm yang sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan. "Kami berharap melalui pembagian helm ini, masyarakat dapat memahami betapa pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara di jalan raya," ungkap Egidio. Ia menjelaskan bahwa helm yang memenuhi standar dapat berfungsi sebagai pelindung yang signifikan dalam mengurangi kemungkinan cedera serius dalam kasus kecelakaan. Melalui program ini, Satlantas Polresta Palangka Raya bertekad untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman serta meningkatkan kepatuhan para pengguna jalan di wilayah Palangka Raya. Lebih lanjut, Egidio berharap bahwa semakin banyak warga yang menyadari pentingnya penggunaan helm saat berkendara, sehingga dapat mengurangi jumlah kecelakaan di jalan. "Kami ingin agar setiap pengendara sepeda motor di Palangka Raya selalu mengenakan helm saat bepergian. Mengabaikan penggunaan helm dapat menempatkan keselamatan diri mereka dalam bahaya ketika kecelakaan terjadi," tegasnya. Selain aspek keselamatan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan baik antara pihak kepolisian dan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan kedekatan yang lebih erat. Egidio menjelaskan bahwa polisi ada untuk masyarakat, dan masyarakat juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. "Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan berbagai jenis bantuan. Aktivitas seperti ini akan terus kami lakukan di berbagai lokasi di daerah setempat," pungkasnya. ANTARA