JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Socio Technopreneur Center Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (STC ITB-AD) telah melaksanakan sosialisasi Program WiraStart 2024 bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ). Acara ini juga mencakup workshop kewirausahaan yang ditujukan untuk memberikan wawasan dan keterampilan yang relevan bagi para peserta. Aldi Fathurrahman, yang menjabat sebagai Direktur Program WiraStart 2024 dari STC ITB-AD, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif unggulan yang bertujuan untuk memperlengkapi mahasiswa dengan keterampilan kewirausahaan yang berbasis pada teknologi dan inovasi sosial. Ia menambahkan bahwa WiraStart 2024 tidak hanya menawarkan pengetahuan akademis, tetapi juga menyediakan bimbingan intensif dan pendampingan bagi mahasiswa yang ingin memulai atau mengembangkan usaha mereka. Lebih lanjut, Aldi menekankan bahwa program ini memberikan bantuan dana bagi proposal usaha yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Melalui WiraStart 2024, ia berharap bahwa peserta dapat tumbuh menjadi wirausahawan muda yang mampu menciptakan solusi inovatif untuk beragam masalah yang ada di masyarakat. Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula FISIP UMJ, Tangerang Selatan itu dihadiri oleh mahasiswa dari FISIP UMJ serta beberapa perwakilan dari fakultas lain yang memiliki ketertarikan terhadap kewirausahaan. Tidak hanya itu, perwakilan dari mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) seperti Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM) turut mengikuti acara secara daring. Selain sosialisasi, acara ini juga meliputi workshop kewirausahaan yang menghadirkan narasumber dari kalangan pengusaha sukses dan mentor bisnis. Peserta memiliki kesempatan untuk berdiskusi dan mempelajari strategi dalam memulai bisnis, manajemen keuangan, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga mengasah keterampilan kewirausahaan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Program ini didukung oleh Yayasan Unilever Indonesia 2024 dan bertujuan untuk menciptakan wirausaha muda serta mengembangkan ekosistem kewirausahaan di lingkungan PTMA. Wakil Dekan II FISIP UMJ, Muhammad Syahrul, menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga eksternal dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia usaha. Dalam sambutannya, Syahrul menyatakan bahwa FISIP UMJ mendukung penuh kegiatan ini karena sejalan dengan visi kampus untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat, baik di sektor sosial maupun ekonomi. "Kerjasama dengan STC ITB-AD dalam Program WiraStart 2024 ini akan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para ahli dan praktisi bisnis, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam memulai usaha mereka sendiri," ungkap Syahrul. ANTARA