**Borneonews - Jakarta**, Bank DKI telah resmi menjadi badan usaha milik daerah (BUMD) pertama yang menjalin kemitraan dengan Hak Penamaan untuk stasiun Moda Raya Terpadu atau *mass rapid transit* (MRT). Hal ini menandai langkah positif dalam sinergi antar BUMD di DKI Jakarta.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menekankan bahwa Bank DKI adalah mitra pertama BUMD dalam hal *naming rights* atau hak penamaan. Pengumuman ini disampaikan dalam acara peresmian Stasiun MRT Bundaran HI yang kini akan mengusung nama Bank DKI. Ia juga menjelaskan bahwa umumnya mitra dalam hak penamaan stasiun didominasi oleh perusahaan swasta.
Sebelumnya, terdapat tujuh stasiun MRT Jakarta yang telah melaksanakan hak penamaan, di antaranya Stasiun Lebak Bulus yang berkolaborasi dengan Grab, Fatmawati yang bekerjasama dengan Indomaret, Blok M dengan BCA, Senayan menggunakan Mastercard, Istora bersama Mandiri, Setiabudi dengan Astra, dan Dukuh Atas yang bersinergi dengan BNI. Dengan penambahan Stasiun Bundaran HI, total stasiun yang memiliki hak penamaan kini menjadi delapan.
Tuhiyat menambahkan bahwa kemitraan melalui hak penamaan stasiun MRT bertujuan untuk meningkatkan visibilitas merek, sekaligus memberikan keunggulan strategis dalam pengembangan kota Jakarta. "Inisiatif ini adalah bagian dari upaya kami untuk mengembangkan bisnis perusahaan," kata Tuhiyat.
Sejak sebelumnya, Bank DKI dan MRT Jakarta telah menjalin kerja sama, salah satunya dalam pengembangan sistem pembayaran digital seperti JakCard dan MartiPay, yang merupakan opsi pembayaran nontunai untuk moda transportasi MRT. MartiPay adalah hasil co-branding yang melibatkan produk digital Bank DKI, JakOne Pay.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank DKI, Agus H. Widodo, menyatakan bahwa kemitraan dengan MRT Jakarta menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur transportasi publik yang modern dan terintegrasi.
Agus berharap bahwa melalui *naming rights* ini, Bank DKI dapat meningkatkan eksposur dan kesadaran masyarakat. "Kami ingin terus menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat Jakarta, khususnya dalam mendukung visi Jakarta sebagai kota bisnis kelas dunia," ujarnya.
Dia juga menekankan bahwa sinergi ini tidak hanya bermanfaat bagi pengguna MRT, tetapi juga memperkuat posisi Bank DKI sebagai mitra strategis bagi MRT Jakarta dan pemerintah provinsi DKI Jakarta. "Semoga kolaborasi ini semakin memperkuat pelayanan publik di Jakarta dan menjadi inspirasi bagi langkah-langkah kolaboratif di masa yang akan datang," tutup Agus.
ANTARA
Bank DKI Jalin Kemitraan Hak Penamaan Stasiun MRT Jakarta
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







