KUPANG –
**Borneonews - Timor Tengah Selatan**, Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur telah menyiapkan enam ton beras dalam rangka Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk pasar murah. Kegiatan ini berlangsung di Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Pasar murah ini dilaksanakan selama dua hari, mulai dari hari ini hingga besok. Muhammad Amiruddin, Asisten Manajer Penjualan Distributor Perum Bulog Kanwil NTT, menyatakan bahwa acara ini juga merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog Peduli Gizi. Selama pasar murah berlangsung, harga beras SPHP untuk kemasan lima kilogram ditetapkan sebesar Rp60 ribu. Selain beras, Bulog juga menyediakan beras premium dengan variasi kemasan lima kilogram, sepuluh kilogram, dan dua puluh kilogram. Produk lain yang tersedia dalam pasar murah ini termasuk gula pasir sebanyak 200 kilogram dan berbagai ukuran minyak goreng, yaitu satu liter, dua liter, serta lima liter. Amiruddin juga mengungkapkan bahwa beras fortivit disediakan seberat 100 kilogram dan dapat dibeli dengan harga Rp17 ribu per kilogram. Lebih lanjut, harga beras premium ditetapkan Rp14 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng dipatok seharga Rp17 ribu per liter dan gula pasir seharga Rp18 ribu per kilogram. Amiruddin berharap agar pasar murah yang berlangsung hingga Rabu, 9 Oktober ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat di Desa Oinlasi, yang terletak di pinggiran Kota So'e, ibu kota Kabupaten TTS. Ia menekankan pentingnya kesempatan ini untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. ANTARA