SURABAYA –
**Borneonews - Mojokerto,** Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, baru-baru ini menerima penghargaan dalam kategori Inovasi Pelayanan Publik terkait Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya Kota Mojokerto dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Menteri Pan RB, Azwar Anas, dalam acara Gebyar Pelayanan Prima Tahun 2024 yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, pada Selasa lalu. Penjabat Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, menyatakan bahwa penghargaan ini diraih berkat keberlanjutan inovasi yang dikenal dengan nama Gerbang Layanan Informasi Terpadu dan Terintegrasi (Gayatri), yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto. Ali Kuncoro menekankan, "Kita seharusnya merasa bangga dengan inovasi Gayatri ini. Hal ini merupakan contoh yang baik dalam pengembangan inovasi tanpa perlu menambah aplikasi baru, bahkan sudah mencapai tingkat interoperabilitas." Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2018, Gayatri telah mengalami transformasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Mojokerto. Bahkan, dalam konteks penanganan pandemic COVID-19, inovasi ini telah berkontribusi signifikan pada percepatan pelaksanaan vaksinasi. Di tahun 2024, Gayatri akan terus berkembang dengan penambahan fitur baru yang akan mendukung pemantauan balita stunting, imunisasi, serta Tuberkulosis (TBC). Ali Kuncoro yang akrab disapa Mas Pj ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara perangkat daerah dan sektor lainnya dalam mewujudkan tujuan tersebut. Mas Pj juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto telah mendirikan Mal Pelayanan Publik Gajah Mada. Mal ini menyediakan berbagai layanan mulai dari perizinan, administrasi kependudukan, perbankan, perpajakan, hingga layanan paspor. Kehadiran kantor bersama samsat juga merupakan salah satu langkah terbaru dalam upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat. "Semoga dengan adanya semua layanan ini, warga tidak hanya merasa dimudahkan, tetapi juga benar-benar merasakan kehadiran pemerintah," ujarnya. Pemberian penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi dari KemenPAN RB, tetapi juga bertujuan untuk mengevaluasi implementasi inovasi pelayanan publik di seluruh instansi pemerintah. Melalui penghargaan ini, diharapkan akan ada pemahaman yang lebih baik mengenai pelaksanaan inovasi dalam pelayanan publik yang berkelanjutan. ANTARA