BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Pemerintah Kota Banjarmasin, yang terletak di Kalimantan Selatan, melaksanakan penebangan sejumlah pohon dengan tujuan untuk melakukan perbaikan sistem drainase di dua ruas jalan utama, yaitu Jalan Lambung Mangkurat dan Jalan Pangeran Samudra. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menginformasikan bahwa proses tersebut melibatkan penebangan sekitar 50 pohon. Langkah ini dianggap perlu agar proyek pengembangan drainase dan trotoar di kedua lokasi tersebut dapat dilaksanakan dengan efisien dan memenuhi target waktu yang ditetapkan. Ibnu Sina menjelaskan bahwa drainase yang dibangun akan memiliki lebar minimum 1 meter dengan kedalaman antara 1,5 meter hingga 2 meter. Menurutnya, perbaikan drainase dan trotoar penting dilakukan, mengingat kondisi sarana pejalan kaki yang ada saat ini tidak lagi layak berada di pusat kota. Seringkali, terjadi genangan air di kedua jalan tersebut, terutama saat hujan deras atau ketika terjadi pasang air laut. Untuk menangani masalah genangan yang sering muncul, rencananya akan dipasang mesin pompa pada sistem drainase yang baru, sehingga dapat dengan cepat mengurangi tingginya genangan air. "Sistemnya akan menggunakan mekanisme buka-tutup," tambah Ibnu Sina. Pemerintah Kota Banjarmasin telah memutuskan mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk proyek pembangunan drainase dan trotoar ini. Pengerjaan tersebut juga akan terhubung dengan kawasan pusat perdagangan, termasuk Pasar Sudimampir dan sekitarnya, untuk mendukung kenyamanan para pedagang dan pengunjung. Meskipun sejumlah pohon telah ditebang, Ibnu Sina menyatakan bahwa hanya sebagian yang terpaksa dihilangkan. Banjarmasin berkomitmen untuk mempertahankan pohon-pohon lain yang tidak menghalangi proses pengerjaan. Ia juga menegaskan pentingnya upaya untuk memperbaiki penghijauan di sepanjang jalan tersebut di masa depan, agar tampilan kota menjadi lebih indah dan sejuk. ANTARA