**Borneonews - Jakarta**, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, menegaskan bahwa peran koperasi dan UMKM lebih dari sekadar penopang perekonomian. Mereka juga harus berkontribusi dalam transformasi struktur ekonomi nasional.
Dalam acara bedah buku yang bertajuk *Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM*, Teten mengungkapkan bahwa adopsi teknologi mutakhir, modernisasi proses bisnis, serta akses pembiayaan yang lebih mudah adalah elemen penting dalam mengembangkan koperasi dan UMKM.
"Sudah saatnya kita bersama-sama mengoptimalkan koperasi sebagai wadah bisnis yang mampu mengorganisir UMKM sehingga mereka tidak lagi beroperasi secara terpisah," ujar Teten dalam pernyataannya di Jakarta.
Menurut Teten, terdapat empat langkah strategis yang harus diambil oleh semua pemangku kepentingan guna memperkuat pengembangan koperasi dan UMKM. Pertama, memperkuat pendampingan dan perlindungan agar para pelaku usaha memiliki kapasitas dan daya saing yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pasar yang kian dinamis.
Kedua, penting untuk memastikan akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, teknologi, dan pasar. Hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan koperasi dan UMKM serta memperluas jaringan bisnis mereka.
Ketiga, membangun sinergi lintas sektor dengan melibatkan berbagai pihak, seperti dinas terkait, pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan, untuk menciptakan ekosistem UMKM yang kokoh dan harmonis.
"Terakhir, tetapi tidak kalah signifikan, adalah mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing koperasi dan UMKM. Ini bisa dicapai melalui peningkatan kualitas produk, penerapan teknologi digital, dan efisiensi dalam rantai pasok," tambah Teten.
Di penghujung masa jabatannya, Teten juga berharap agar inisiatif transformasi dan inovasi dalam pengembangan koperasi dan UMKM dapat dilanjutkan oleh pemerintahan yang akan datang. Ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.
Ia mengajak agar praktik baik yang telah diterapkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, yang tercantum dalam Buku Serial Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM, dapat diteruskan. Teten menekankan bahwa UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional, meskipun sering kali keberadaannya diabaikan.
Buku ini terdiri dari tujuh judul, yang mencakup berbagai topik, mulai dari ringkasan, rumah produksi bersama dan minyak makan merah, korporatisasi petani, serta koperasi multi pihak. Selain itu, terdapat juga isu mengenai transformasi pembiayaan UMKM, program solar untuk nelayan (Solusi), *entrepreneur hub*, digitalisasi, hingga reformasi badan layanan umum (BLU).
Teten berharap bahwa strategi pengembangan koperasi dan UMKM yang termuat dalam buku tersebut dapat menjadi pedoman umum bagi baik pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan strategi pengembangan sektor ini.
ANTARA
Teten Masduki Dorong Peran UMKM dalam Transformasi Ekonomi Nasional
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Komentar (0)
Memuat komentar…







