BORNEONEWS, Barito Selatan - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) siap memfasilitasi warga yang mengalami gangguan kejiwaan. Di sejumlah tempat di Kota Buntok dan sekitarnya, masih terlihat warga yang berkeliaran karena memiliki  gangguan jiwa, entah itu bawaan dari lahir atau stres berat akibat masalah rumah tangga dan pekerjaan.

"Kami prihatin melihat warga Barsel mengalami gangguan jiwa, namun tidak sempat diperhatikan keluarganya. Jika memang ada laporan dari keluarga, apalagi diketahui dari keluarga tidak mampu, pasti akan kita bantu untuk memfasilitasi terutama memberikan rekomendasi membuat Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau kartu sejenis, agar biaya pengobatannya dapat ditanggung negara atau daerah," ujar Kepala Dinsosnakertrans Barsel, H Edi Darmadi kepada PPost, di Buntok, Selasa (23/8/2016).

Mantan Sekwan DPRD Barsel itu juga menyarankan, bagi warga Barsel yang mempunyai anggota keluarga dalam penyakit gangguan jiwa,  melaporkan kepada pihaknya agar dapat difasilitasi upaya pengobatannya. "Bagi warga yang memang mempunyai itikat baik untuk berupaya pengobati keluarganya yang mengalami gangguan jiwa, bisa mendatangi kami dengan membawa surat keterangan berupa KTP, Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Tidak Mampu dari ketua RT," tegasnya.

Sementara Asbi warga Buntok yang mempunyai saudara mengalami gangguan jiwa mengungkapkan, terima kasih kepada pihak Dinsosnakertrans Bersel jika memang bisa memberi jalan untuk pengobatan saudaranya yangsakit jiwa. "Sebenarnya kami sekeluarga sudah lama ingin mengobati adik saya ini, tapi apa daya dengan ketidakmampuan kami. Mudah mudahan dengan bantuan  dinas sosial ini bisa menjadi jalan untuk pengobatan adik saya," ujarnya penuh harapan. (H. LAILY MANSYUR/N).