**Borneonews - Banjarmasin**, Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Ibnu Sina, menegaskan pentingnya mempertahankan lahan pertanian yang saat ini hanya dapat ditemukan di dua kecamatan di kota tersebut. Penurunan luas lahan pertanian di Banjarmasin dipicu oleh pesatnya pembangunan perumahan dan hunian.
Dalam pernyataannya, pada hari Selasa, beliau mengemukakan bahwa lahan pertanian di kota ini semakin menyusut karena kebutuhan akan pemukiman yang terus meningkat. Dari lima kecamatan yang ada, hanya Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Timur yang masih memiliki lahan pertanian yang tersisa.
Di tiga kecamatan lainnya, lahan pertanian hampir tidak ada lagi, ungkapnya. Ia juga mencatat bahwa sisa lahan pertanian di dua kecamatan tersebut mencapai sekitar 2.400 hektare, dengan rincian 2.000 hektare berada di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan 400 hektare di Kecamatan Banjarmasin Timur.
Dalam rapat paripurna dewan, H Ibnu Sina menegaskan pentingnya upaya kolektif untuk menjaga lahan pertanian yang tersisa. Ia berharap dukungan dari legislatif untuk memperkuat regulasi demi melindungi lahan tersebut.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah tingginya permintaan terhadap tempat tinggal. Meskipun di daerah lain telah tersedia banyak perumahan bersubsidi, masih banyak masyarakat yang memilih untuk tinggal di Banjarmasin karena alasan aksesibilitas dan kedekatannya dengan pusat perbelanjaan.
Banjarmasin dianggap dekat dengan mal, ujarnya dengan nada yang lebih ringan. Kota Banjarmasin, yang dikenal padat dan selalu ramai, juga berfungsi sebagai pusat perdagangan dan jasa. Hal ini berkontribusi pada tingginya kebutuhan akan tempat tinggal.
H Ibnu Sina juga mengingatkan agar anggota dewan dapat memberikan perhatian pada isu ini, khususnya kepada pemimpin pemerintahan yang akan datang. Ia mengingatkan agar pembangunan perumahan tidak dilakukan secara sembarangan yang bisa berujung pada pengurangan lahan pertanian.
Penting untuk tidak membiarkan pemerintah baru memberikan izin pembangunan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lahan pertanian. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, tegasnya.
ANTARA
Upaya Banjarmasin Melestarikan Lahan Pertanian di Tengah Pembangunan
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







