SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Akmal Malik, menekankan pentingnya kehadiran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Unit Daerah (BLUD), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah. Dalam sambutannya saat membuka Workshop Penguatan Tata Kelola BUMD, BLUD, dan BUMDes, Akmal menyatakan bahwa keberadaan badan usaha tersebut harus dapat memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. Menurut Akmal Malik, keberhasilan BUMD, BLUD, dan BUMDes dapat diukur melalui beberapa indikator. Salah satunya adalah manajemen yang baik, di mana tidak terdapat pelanggaran hukum yang terdeteksi. Indikator lain yang tidak kalah penting adalah kemampuan badan-badan usaha ini dalam mengelola dana yang diberikan oleh pemerintah daerah. Hal ini diharapkan dapat berimplikasi positif pada kesejahteraan masyarakat serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Lebih lanjut, Akmal menggarisbawahi bahwa BUMD tidak boleh bersikap pasif. Mereka perlu aktif mencari peluang bisnis di luar sektor pemerintahan agar dapat berkontribusi lebih besar. "Setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan agar bisa memberikan dampak yang signifikan. Carilah BUMD yang mampu menggali modal dari luar pemerintahan. Saya berharap, acara ini dapat menjadi ajang berbagi pengalaman sukses antara berbagai lembaga," jelasnya. Dalam konteks tersebut, Akmal Malik juga meminta kepada para penyelenggara acara untuk mengundang narasumber yang berpengalaman dalam pengelolaan BUMD, BLUD, dan BUMDes. "Ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk menghadirkan praktik terbaik. Narasumber yang diundang haruslah individu yang telah terbukti pengalaman dan keberhasilannya dalam pengelolaan badan usaha tersebut. Mereka bisa berbagi langkah-langkah yang telah diambil, sehingga akan memberi inspirasi dan kontribusi yang positif bagi pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Akmal. ANTARA