**Borneonews - Bone Bolango**, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang berada di Provinsi Gorontalo telah resmi menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terkait pasokan cabai rawit dan cabai keriting. Kerjasama ini dilaksanakan sebagai salah satu langkah strategis dalam pengendalian inflasi yang terjadi di wilayah tersebut.
Budiyanto Sidiki, selaku Penjabat Sementara Bupati Bone Bolango, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan upaya untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok. Ia menekankan bahwa Parigi Moutong dikenal sebagai daerah agraris yang memiliki kontribusi signifikan terhadap sektor pertanian di Sulawesi Tengah.
Tahun ini, Kabupaten Parigi Moutong berhasil menghasilkan komoditas cabai rawit dan cabai keriting dengan total panen mencapai sekitar 148 ribu kuintal, yang juga telah menembus pasar di luar daerahnya. Dalam kesempatan tersebut, Budiyanto menjelaskan bahwa pada September 2024, Bone Bolango sempat mengalami lonjakan harga beberapa komoditas pokok, yang berimbas pada peningkatan angka inflasi. Dengan demikian, kerjasama yang dibangun dengan Parigi Moutong diharapkan dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Kerjasama ini dirancang agar dapat berlanjut dalam jangka panjang. Budiyanto menjelaskan bahwa jika terjadi kekurangan pasokan cabai di Bone Bolango atau Gorontalo, pihaknya dapat memperoleh suplai dari Parigi Moutong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Richard Arnaldo Djanggola, Penjabat Bupati Parigi Moutong, juga menyambut positif kerjasama ini. Ia melihatnya sebagai tanda semangat kolaborasi antara kedua daerah dalam upaya memenuhi kebutuhan komoditas pokok warga, termasuk cabai dan beras. Ia optimis bahwa langkah ini akan membantu dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat tercukupi dengan baik.
ANTARA
Kerjasama Bone Bolango dan Parigi Moutong, Pasok Cabai untuk Pengendalian Inflasi
Bagikan:

GORONTALO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







