JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta untuk pemilihan kepala daerah 2024, Pramono Anung, mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan gaji guru honorer di Jakarta setara dengan upah minimum regional (UMR), yang diperkirakan sekitar Rp5 juta. Dalam sebuah kesempatan di Pademangan Barat, Jakarta Utara, pada Selasa, Pramono menyatakan, "Gaji honorer saat ini hanya Rp2 juta. Dalam debat saya sudah menegaskan bahwa gaji honorer seharusnya tidak di bawah UMR yang saat ini ditetapkan sebesar Rp5 juta." Penjelasan Pramono menyoroti bahwa banyak guru honorer berasal dari sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), yang mempertaruhkan masa depan pendidikan sejak dini. Ia menekankan bahwa penyesuaian upah guru dengan beban kerja sangatlah penting guna meningkatkan kualitas pendidikan. "Sebagian besar yang terdampak adalah guru PAUD, yang notabene mengajar anak didik usia paling awal," imbuh Pramono. Pramono menggarisbawahi bahwa gaji guru secara langsung berpengaruh terhadap kualitas pengajaran yang diberikan. Ia menegaskan pentingnya memperbaiki kondisi ini agar para pendidik dapat menjalankan tugas mereka dengan baik. "Jika para guru di tingkat dasar mengalami kesulitan sendiri, bagaimana mereka dapat mendidik dengan optimal? Oleh karena itu, perbaikan harus segera dilakukan," kata Pramono. Dalam acara debat perdana Pilkada DKI Jakarta yang digelar pada Minggu (6/10), Pramono bersama calon wakil gubernur Rano Karno, memperkenalkan visi misi dan program kerja dengan tema "Jakarta Menyala". Di antara inisiatif tersebut, mereka merencanakan penyelenggaraan bursa kerja setiap tiga bulan di masing-masing kecamatan, serta program pelatihan bersertifikat dan lowongan kerja terintegrasi lewat aplikasi JAKI. Juga akan diterapkan konsep *work from anywhere* untuk peserta ASN, BUMD, dan sektor swasta. Lebih lanjut, Pramono menjanjikan penyediaan fasilitas penitipan anak di area pekerjaan dan pusat bisnis. Ia juga memberikan perhatian pada isu-isu pendidikan yang mencakup data anak putus sekolah dan kesenjangan antara penghasilan guru honorer. Sebagai bagian dari solusi, ia mengusulkan pendidikan wajib selama 12 tahun, serta penerapan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga lulus dari perguruan tinggi. Pelatihan bagi guru yang menyandang disabilitas serta penyediaan beasiswa untuk pendidikan tinggi para guru dan dosen juga menjadi bagian dari rencana tersebut. Di sektor kesehatan, Pramono mengambil inisiatif untuk menyediakan saluran hotline 24 jam bagi layanan psikolog, memperpendek waktu antrean untuk BPJS, serta meningkatkan fasilitas kesehatan dengan menghadirkan rumah sakit apung, kapal ambulans, dan helikopter ambulans di Kepulauan Seribu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah resmi menetapkan pasangan calon dalam pemilihan gubernur ini, di antaranya Ridwan Kamil-Suswono dengan nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan nomor urut 2, serta Pramono Anung-Rano Karno di nomor urut 3. ANTARA